Lurah Punia Sebut Banjir di Punia Hanya Genangan

Mataram (suarantb.com) – Terkait banjir yang melanda Lingkungan Punia Saba, Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram pada Sabtu, 19 November 2016, menurut Lurah Punia, Jaenuddin kejadian tersebut bukan termasuk kategori banjir, tapi hanya genangan saja.

“Salurannya tersumbat. Itu hanya genangan dan airnya menggenangi jalan karena saluran di depan tersumbat, saluran di Jalan Sriwijaya,” terangnya saat dihubungi Suara NTB, Minggu (20/11).

Jaenuddin juga mengatakan baru kali ini terjadi genangan di wilayahnya yang sampai masuk ke dalam rumah warga, khususnya warga RT 05 di perumahan Tanah Aji. Sebelumnya genangan hanya terjadi di jalan.

“Biasanya sekadar menggenangi jalan. Hujan berhenti, genangan juga hilang,” ujarnya.

Penyumbatan drainase karena sebagian belum pernah dinormalisasi. Saluran drainase dengan kondisi bagus hanya sampai di depan Lombok Epicentrum Mall (LEM).

“Di depan mal sudah bagus drainasenya. Sambungan di depan kantor pos sampai (perempatan) Tanah Aji yang belum dinormalisasi, itu yang sudah tersumbat,” jelasnya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Mataram. Ia berharap saluran di sisi utara Jalan Sriwijaya tersebut segera dinormalisasi. Sehingga saat musim hujan wilayah tersebut tak lagi tergenang.

Sementara itu Kepala Dinas PU Kota Mataram, H. Mahmuddin Tura masih belum memberikan pernyataan terkait banjir ini. Kepada Suara NTB ia menyampaikan sedang berada di luar daerah sejak Jumat, 18 November 2016 dan belum bisa memberikan keterangan.

“Tiang sedang di luar daerah sejak Jumat, hari ini balik dan nanti tiang kasih info,” ujarnya singkat. (ynt)