Jumlah Penderita DBD di Lobar Meningkat

Pasien penderita DBD asal Gerung yang dirawat di Rumah Sakit Gerung, Senin, 20 Januari 2020.(Suara NTB/ist)  

Giri Menang (Suara NTB) – Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Lombok Barat (Lobar) melonjak di awal tahun ini. Peningkatan penderita DBD ini terlihat dari jumlah pasien DBD yang dirawat di Rumah Sakit Tripat. Tercatat ada 38 pasien DBD dari berbagai kecamatan yang ditangani di rumah sakit.

Direktur RSUD Tripat, drg. Arbain mengatakan, sejauh ini ada 38 pasien DBD yang ditangani pihak rumah sakit. “Ada 38 orang pasien DBD yang kami tangani, positif DBD,” jelasnya, Senin, 20 Januari 2020.

Baca juga:  50 Kelurahan di Mataram Rawan Terjangkit DBD

Diakuinya, dari sisi jumlah pasien yang ditangani, penderita DBD yang dirawat mengalami lonjakan dibanding sebelumnya. Dijelaskan puluhan pasien DBD ini dari sekitar lima kecamatan yang dirujuk dari puskesmas ke rumah sakit. Puluhan pasien ini terakumulasi sejak 2019 hingga awal tahun.  Selain ditangani di rumah sakit, ada juga pasien DBD yang meninggal. “Ada pasien DBD yang meninggal, satu orang,”jelas dia.

Tingginya pasien DBD ini terjadi ketika musim pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan memicu banyaknya jentik nyamuk yang hidup. Para pasien ini, tambahnya, sudah ditangani dengan baik di RSUD dan tak menuai kendala dalam penanganan pasien DBD.

Baca juga:  Dikes Lotim Minta Warga Waspada DBD

Sementara itu Kabid Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan ( P2PL ) pada Dikes Lobar, Faisal Sirajudin, SKM.,MM., mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti banyaknya pasien penderita  DBD tersebut. “Nanti kami akan turun ke bawah (fogging) tapi kami perlu melakukan penyelidikan efidemologi ,” jelas dia.

Pihaknya segera turun melakukan penyelidikan untuk mendeteksi penyebab DBD ini. Kalau ditemukan ada positif DBD barulah pihaknya melakukan fogging dan penanganan lebih lanjut.  Salah satu penderita DBD berasal dari Desa Banyu Urip, sejak Sabtu lalu anaknya sudah dirawat di RSUD Tripat Gerung, anaknya terserah DBD.” Anaknya kena DBD, sekarang sedang dirawat di Rumah Sakit Tripat,” kata Adi  Subardi.

Baca juga:  Sejumlah Wilayah di Lobar Endemis DBD

Apa yang menimpa anaknya dan warga masyarakat yang lainnya diharapkan menjadi perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam hal ini Dinas Kesehatan agar segera bergerak melakukan pencegahan di masyarakat, agar penyakit DBD ini tidak semakin menular ke masyarakat yang lainnya. (her)