Azhari Tabung Iuran JKN-KIS Untuk Bantu Sesama

Narasumber : Azhari

Advertisement

Selong (suarantb.com) – Azhari (35) sore itu mengunjungi standbooth BPJS Kesehatan Cabang Selong di Lapangan Tugu, Jumat (24/05). Ia merasa tertarik dan ingin mengetahui informasi seputar Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat.

Ketika diwawancarai oleh tim Jamkesnews, Ia dengan senang hati menceritakan pengalamannya sejak memiliki kartu JKN – KIS. Pekerja di salah satu badan usaha di Lombok Timur tersebut memang terbilang jarang memanfaatkan kartu JKN – KIS miliknya. Ia malah bersyukur karena ia dan keluarganya selalu dalam kondisi sehat, dan Azhari pun mengaku bangga karena telah berkontribusi menabung iuran bagi peserta lain yang membutuhkan.

“Dulu daftar yang mandiri, tapi sekarang saya sudah dialihkan status kepesertaannya. Ngurusnya ga ribet, tinggal lapor ke kantor, nanti kantor yang akan mengurus secara kolektif. Saya tinggal terima jadi saja,” ungkapnya.

Azhari mengaku, sampai saat ini belum pernah menggunakan kartu JKN – KIS nya namun dia merasakan manfaat kepesertaan JKN – KIS ketika mendampingi operasi caesar istrinya pada akhir 2018 lalu.

“Akhir tahun lalu istri saya melahirkan anak ke tiga, di caesar karena terlalu lama proses persalinannya dan bayinya tidak kunjung lahir. Alhamdulillah operasinya berjalan lancar, anak saya lahir dengan selamat dan sehat,” jelasnya.

Azhari senang dengan pelayanan yang diperoleh istrinya, mulai dari Puskesmas Labuhan Haji tempatnya terdaftar hingga rujukan ke rumah sakit. Dia juga mengapresiasi sistem rujukan yang menghemat waktu dan tenaganya sehingga pelayanan kesehatan yang didapatkannya benar-benar optimal.

Pengalamannya pun ia ceritakan kepada keluarga dekatnya, agar mereka yang belum mendaftar bisa segera menjadi peserta JKN – KIS. Menurutnya sangat disayangkan apabila sampai sekarang masyarakat masih ada yang belum memiliki jaminan kesehatan seperti JKN – KIS.

“Kebanyakan dari mereka bilang karena kalau mengurus harus antri. Yah dimana-mana kalau mau dapat pelayanan yang baik Ya harus tetap mengantri dan mengikuti prosedurnya. Yang penting harus terdaftar jadi peserta dulu deh, kita kan gak tau kapan sakitnya,” tuturnya.

Di akhir pembicaraanya dengan tim Jamkesnews, Azhari mengungkapkan bahwa sangat beruntung ketika menemukan pelayanan BPJS Kesehatan di luar kantor seperti ini. Ia menjadi lebih mudah dalam mendapatkan informasi tambahan seputar JKN – KIS. Ia pun mengingatkan kepada masyarakat yang belum menjadi peserta agar segera mendaftarkan diri secepatnya. (r/*)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.