Rutin Bayar Iuran, Suami Siti Rasakan Manfaat JKN-KIS

Siti Rauhun

Selong (suarantb.com) – Mendadak jatuh sakit tidak akan menjadi hal yang menyenangkan bagi setiap orang. Apalagi ketika harus mengeluarkan biaya dalam jumlah besar untuk mendapatkan perawatan demi menyembuhkan penyakit tersebut. Namun kini untung saja ada Program JKN-KIS yang selalu siap sedia melindungi masyarakat untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan cepat.

Siti Rauhun (47) dan suaminya Edi (55) adalah peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yang bersedia membagikan pengalamannya ketika menggunakan kartu JKN – KIS.

“Pada suatu hari suami saya tiba – tiba merasa badannya lemas dan hampir jatuh pingsan sehingga langsung dibawa ke IGD RSUD Selong. Setelah cek darah lengkap, ternyata kadar hemoglobinnya hanya 5,0. Padahal kan normalnya sekitar 14 -17 g/dL. Saat itu harus dilakukan donor darah 10 kantong. Bersyukur ada persediaan darah yang cukup di rumah sakit, dan suami saya langsung dirawat inap,” ceritanya.

Setelah dilakukan donor darah dan kadar hemoglobinnya sudah dalam rentang normal, tim medis segera melakukan  tindakan operasi hemorroid. Rupanya selama ini, Suami Siti menderita hemorroid yang parah. Ia sering mengalami perdarahan saat buang air besar.

“Alhamdulillah operasinya lancar dan sampai sekarang sudah tidak kambuh lagi penyakitnya,” tutur warga Selong, Lombok Timur ini ketika diwawancarai Rabu (01/05).

“Proses operasi dan pengobatan suami saya dijalani tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun. Hanya dengan membayar iuran JKN-KIS setiap bulan yang langsung dipotong dari gaji, ternyata dapat menutupi biaya operasi yang hampir belasan juta. Pelayanan di rumah sakit pun sangat baik. Tidak ada kendala yang berarti, langsung ditangani dengan cepat tanpa dibeda-bedakan dengan pasien umum,” ucap Siti.

Belajar dari pengalaman tersebut, Siti dan Suaminya kini berusaha untuk mengelola gaya hidup  lebih baik dengan rutin memakan buah – buahan berserat tinggi setiap hari untuk mencegah penyakitnya kambuh.

“Intinya tidak boleh absen makan sayur – sayuran dan buah – buahan. Menjaga pola makan sekarang menjadi hal yang utama bagi suami saya. Sekarang  sih sudah semakin baik, tidak ada keluhan nyeri yang timbul pasca operasi. Kami benar – benar merasa terbantu oleh JKN-KIS. Pelayanannya cepat dan tepat, asal kita mengikuti prosedur yang ada,” tutup Siti. (r/*)