Idap Tumor Ganas, Warga Miskin di Bima Butuh Bantuan

Sukirman Mustamin, warga Desa Boro Kecamatan Sanggar yang menderita tumor ganas di mulut. (Suara NTB/Ist)

Bima (Suara NTB) – Sukirman Mustamin, warga Desa Boro Kecamatan Sanggar menderita tumor ganas di mulutnya. Kondisi pria berusia 50 tahun itu, semakin terpuruk karena pihak keluarga tidak memiliki biaya untuk membawanya berobat ke Rumah Sakit.

Kerabat korban, Arif mengatakan, Sukirman menderita tumor ganas sejak satu tahun terakhir. Lantaran tidak ada biaya untuk pengobatan kondisinya semakin memperihatinkan. “Hanya diobati secara tradisional saja. Belum pernah dibawa ke rumah sakit,” katanya kepada Suara NTB akhir pekan kemarin.

Menurutnya, pihak keluarga ingin membawa Sukirman ke Rumah Sakit. Hanya saja keterbatasan biaya. Biaya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari menunggu belas kasihan dari tetangga. “Hanya terbaring lemas di rumahnya. Diobati seadanya saja,” katanya.

Untuk itu Arif berharap kepada para dermawan serta Pemerintah daerah untuk memberikan bantuan. Sebab kondisinya, kian hari semakin memprihatinkan. Perlu mendapat perawatan medis. “Harapannya bisa dibantu karena memang kondisi ekonomi keluarga sangat lemah. BPJS juga tidak ada,” harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial  Kabupaten Bima, Drs. Sirajuddin MM, mengaku pihaknya telah menerima laporan ada seorang warga menderita tumor ganas yang membutuhkan bantuan. “Sudah kita terima laporannya dan kita tindaklanjuti,” katanya.

Menurutnya, penderita tumor tersebut segera ditangani secepatnya. Bahkan akan dibawa langsung ke RSUD Bima untuk diberikan perawatan dan pengobatan secara intensif. “Terkait biaya perawatan dan pengobatan akan ditanggung pemerintah melalui BPJS. Kita akan lakukan pendampingan,” katanya.

Tidak hanya itu, Sirajuddin mengaku juga telah berkoordinasi dengan pihak RSUD Bima. Mereka akan menyiapkan dokter dan perawat yang terbaik untuk menangani pasien ini. “Kita ingin penderita Tumor ganas ini bisa ditangani dan diobati sehingga penyakit yang dideritannya bisa sembuh,” pungkasnya. (uki)