Enam RS Pemda di NTB Batal Turun Kelas

Nurhandini Eka Dewi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Enam dari tujuh rumah sakit (RS) milik Pemda di NTB batal turun kelas. Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berdasarkan surat No.HK.04.01/I/2963/2019 tentang rekomendasi hasil penyesuaian kelas rumah sakit merilis tujuh RS milik Pemda di NTB turun kelas.

Yakni RSUD Patut Patuh Patju, Lombok Barat dari tipe C ke D. RSUD Praya Lombok Tengah dari tipe C ke D, RSUD Sumbawa Besar dari tipe C ke tipe D. RS H. L. Manambai Abdul Kadir milik Pemprov NTB di Pulau Sumbawa dari tipe C ke tipe D. Kemudian RSUD Dompu dari tipe C ke tipe D, RSUD Bima dari tipe C ke tipe D dan RSUD Kota Bima dari tipe D ke tipe D*.

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, S.pA, M.PH mengatakan setelah diajukan keberatan oleh RSUD Pemda bersangkutan, sebanyak enam RS batal turun kelas. ‘’Betul (tidak jadi turun kelas),’’ kata Eka dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 1 September 2019.

Dari tujuh RS Pemda di NTB, Eka membenarkan hanya RSUD Dompu yang tetap turun kelas. Sementara enam RS milik Pemda lainnya kembali ke kelas sebelumnya. Meskipun RSUD Dompu tetap turun kelas, Eka menjelaskan Kemenkes akan kembali melakukan evaluasi enam bulan ke depan.

‘’Iya (cuma Dompu turun kelas). Tetapi enam bulan ke depan bisa dievaluasi lagi oleh Kemenkes untuk perbaikan,’’ terangnya.

Berdasarkan surat No.HK.04.01/I/2963/2019 tentang rekomendasi hasil penyesuaian kelas rumah sakit, sebenarnya sebanyak 10 RS milik Pemda dan swasta yang turun kelas di NTB. Yakni RSUD Patut Patuh Patju, Lombok Barat, RSUD Praya Lombok Tengah. Kemudian RSUD Sumbawa Besar, RS HL. Manambai Abdul Kadir Sumbawa. RSUD Dompu, RSUD Bima, RSUD Kota Bima, RS Islam Yatofa Lombok Tengah, RS Cahaya Medika dan RS Bhayangkara Mataram.

Namun, setelah RS mengajukan keberatan, tinggal tiga RS milik Pemda dan swasta yang turun kelas. Penetapan itu berdasarkan surat keputusan dari Kemenkes dengan No. YEAR.05.01/III/3787/2019 tentang rekomendasi penyesuaian kelas rumah sakit hasil penilaian ulang terhadap 615 rumah sakit di seluruh Indonesia. Tiga RS di NTB yang tetap turun kelas adalah RSUD Dompu dari tipe C ke tipe D, RS Islam Yatofa dari tipe D ke tipe D* dan RS Cahaya Medika dari tipe D ke D*.

Sebelumnya, Eka menjelaskan apabila SDM rumah sakit sudah berada di atas 75 persen maka kemungkinan akan kembali menjadi tipe C.  Rata-rata penyebab turun kelasnya RS milik Pemda yang ada di NTB karena persoalan SDM. Manajemen RS kurang update menyampaikan perkembangan SDM-nya secara online. Padahal kalau dilihat di lapangan, SDM-nya rata-rata sudah berada di atas 75 persen.

Berdasarkan Permenkes No.56 Tahun 2014, RS tipe C, harus punya empat dokter spesialis dasar. Yaitu dokter  spesialis bedah, kandungan, anak dan penyakit dalam. Selain itu, juga ditambah dengan dokter  spesialis penunjang lainnya seperti anestesi, patologi klinik dan radiologi. (nas)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.