RSUP NTB akan Naik Status

Nurhandini Eka Dewi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana akan meningkatkan status Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, menjadi rumah sakit bertaraf internasional. Sehingga bisa mendukung gelaran MotoGP di kawasan The Mandalika mulai tahun 2021 mendatang.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A., di Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah (Loteng), Selasa malam, 14 Mei 2019.

Ditemui di sela-sela kegiatan safari Ramadhan Gubernur NTB, Eka mengatakan, dengan peningkatan status RSUP sebagai rumah sakit internasional, maka nantinya NTB akan memiliki dua rumah sakit bertaraf internasional sekaligus. Selain rumah sakit internasional yang akan dibangun di sekitar kawasan The Mandalika mulai tahun 2020 mendatang.

‘’Awalnya rencana peningkatan status RSUP NTB ini dari rencana pembangunan rumah sakit internasional di lingkar kawasan The Mandalika,’’ ungkap Eka.

Pertimbangannya, kenapa kemudian status RSUP NTB ditingkatkan menjadi rumah sakit internasional, karena kalau tetap memaksakan rumah sakit yang baru tersebut untuk langsung digunakan dikhawatirkan tidak akan maksimal.

Mengingat, bukan hanya soal SDM dan fasilitas pendukung saja yang harus dipersiapkan. Tetapi juga soal kemampuan SDM dalam hal ini tenaga kesehatan, itu butuh proses. Tidak bisa instan langsung dalam waktu singkat.

Sehingga opsi yang paling realistis ialah dengan meningkatkan status RSUP NTB menjadi rumah sakit internasional. Sembari menunggu rumah sakit internasional yang akan dibangun di lingkar kawasan The Mandalika benar-benar siap sebagai rumah sakit internasional.

‘’Tapi bukan berarti pembangunan rumah sakit internasional tersebut ditunda. Tetap dibangun mulai tahun 2020 mendatang. Hanya saja tidak langsung dijadikan rumah sakit rujukan untuk event MotoGP seperti rencana awal,’’ terangnya.

Karena untuk rumah sakit rujuk, itu akan diarahkan ke RSUP NTB. Sehingga anggaran pembangunan rumah sakit internasional, sebagian akan dialihkan ke RSUP NTB. Untuk membangun sejumlah fasilitas penunjang. Guna mendukung peningkatan status RSUP NTB sebagai rumah sakit internasional.

Salah satu fasilitas yang dibangun, misalnya helipad dan beberapa fasilitas tambahan lainya. ‘’Keputusan ini sudah diambil saat rapat dengan Kemenkes beberapa waktu lalu. Proposol usulan pembangunan rumah sakit internasional serta peningkatan status RSUP NTB sebagai rumah sakit internasional sebelum tanggal 30 Mei mendatang sudah disampaikan ke Kemenkes,’’ tambah mantan Kepala Dikes Loteng ini.

Disinggung kelayakan RSUP NTB jadi rumah sakit internasional, Eka menambahkan sudah sangat layak. Baik itu dari sisi kesiapan SDM termasuk fasilitas penunjang. Pihaknya pun sudah menyandingkan antara syarat yang diminta oleh pihak penyelenggaran MotoGP dengan kesiapan RSUD Praya. Nyatanya hampir semua sudah bisa dipenuhi. Tinggal penambahan beberapa fasilitas saja.

‘’Soal status RSUP NTB, saat ini sudah berstatus rumah sakit paripurna. Sehingga sangat layak ditingkatkan statusnya menjadi rumah sakit internasional,’’ pungkasnya. (kir)