Penjelasan Kadikes Lotim Soal Rizki, Bocah Penderita Lumpuh Layu

Selong (Suara NTB) – Bocah penderita penyakit lumpuh layu bernama Rizki (5) di Dusun Jeluk Buso Desa Pemongkong Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur (Lotim) saat ini hanya bisa terkapar lemas di tempat tidurnya. Soal bagaimana Rizki bisa bernasib demikian, Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Lotim, drg. Asrul Sani yang dikonfirmasi, Jumat, 16 September 2016 pun mengutarakan penyebabnya.

Asrul Sani mengaku, pihaknya telah mengecek kasus yang dialami Rizki. Menurutnya, tidak ada penolakan dari pihak pustu, sebagaimana diberitakan suarantb.com sebelumnya.

Ia menegaskan, petugas kesehatan yang ada di Jerowaru justru menganjurkan penanganan medis untuk kasus lumpuh layu yang diderita Rizki ditangani ke rumah sakit. Akan tetapi, belum ada biaya, sehingga dibawa pulang.

Diakuinya, petugas kesehatan di tingkat fasilitas kesehatan di tingkat bawah itu sudah memberikan pelayanan terbaiknya. Pihaknya yakin petugas pustu tidak mungkin menolak mentah-mentah setiap warga yang datang.

‘’Karena belum ada biaya, sehingga dibawa pulang dan telah dilayani dengan baik oleh petugas,” terangnya. Selain itu, penderita lumpuh layu itu tidak bisa ditangani di tingkat pustu, tapi di tempat pelayanan medis yang memiliki fasilitas lengkap.

Asrul Sani menyampaikan, menindaklanjuti kasus Rizki pihaknya tidak bisa tanpa data dan fakta lebih detail. Mengetahui hal itu, pihaknya akan melakukan penelusuran lebih dalam. Kasus lumpuh layu yang dilaporkan belum ia ketahui apa penyebabnya. “Jadi harus diperjelas dulu, karena kita belum faham, apakah kasus lumpuh karena polio, gizi buruk, lumpuh lemas atau bagaimana,” jawabnya.

Sementara Kepala Puskesmas Jerowaru, Rosi’i, mengaku, Rizki sudah mendapatkan perawatan medis di pustu dan puskesmas. Namun, mengingat penyakit yang diderita Rizki tergolong berat dianjurkan berobat ke rumah sakit, karena ada sarana dan prasarana yang lengkap.

Dari hasil perawatan yang diberikan oleh pihak pustu dan puskesmas, Rosi’i menjelaskan jika pihak medis sudah memberikan yang terbaik. Bahkan, sebagai bentuk kepedulian itulah pihak keluarga dianjurkan untuk membawa Rizki ke rumah sakit agar penyakit yang dideritanya cepat tertangani. (rus/yon)