Terapi Hiperbarik Dianjurkan Bagi Penderita Diabetes

Mataram (suarantb.com) – Terapi hiperbarik atau oksigen bertekanan tinggi dianjurkan bagi penderita diabetes atau kencing manis. Layanan terapi hiperbarik ini bisa didapatkan di RSUD Kota Mataram.

“Untuk pasien kecing manis, terapi ini akan memperbaiki kondisi tubuh, sehingga tidak memperberat kencing manisnya,” jelas dokter terapi di Hyperbaric Chamber RSUD Kota Mataram, dr. Devi Rina M. Tarigan.

Devi menerangkan oksigen yang dihirup oleh pasien dalam terapi ini adalah oksigen murni tanpa campuran obat-obatan. Oksigen ini akan memperbaiki sel-sel rusak dan meningkatkan proses metabolisme tubuh. Khusus penderita diabetes dapat membantu dalam produksi insulin di dalam tubuh. Sehingga pembentukan insulin bisa lebih baik.

Baca juga:  Komunikasi dan Keluarga ‘’Samawa’’, Obat Depresi yang Ampuh

Selain itu, terapi ini juga bisa mempercepat penyembuhan luka pada penderita diabetes. Penderita diabetes jika terluka akan sulit

sembuh. “Terapi ini mempercepat penyembuhan luka pasien kencing manis. Kami bahkan pernah mendapat pasien yang ikut terapi hingga lukanya sembuh,” ujarnya.

Untuk penyembuhan luka pasien kencing manis, Devi tak bisa menentukan berapa kali terapi yang harus diikuti. “Dari awal kami tidak bisa menentukan sendiri. Tetapi biasanya kami menawarkan lima kali terapi awal dulu, kemudian dilakukan evaluasi,” jelasnya.

Baca juga:  Komunikasi dan Keluarga ‘’Samawa’’, Obat Depresi yang Ampuh

Setelah evaluasi baru bisa dilihat perkembangan pasien dan bisa ditentukan jumlah terapi yang dibutuhkan. Ia menyampaikan pernah menangani penderita diabetes yang memiliki luka. Luka pasien ini sembuh setelah melakukan 20 kali terapi.

Devi juga menekankan terapi hiperbarik ini bukan bertujuan untuk menyembuhkan penyakit kencing manis tersebut. Melainkan hanya membantu percepatan proses pemulihan pasien. (ros)