Menemukan Sensasi Berkendara dan Menakjubkannya Pariwisata Lombok

Para rider yang sebagian besar dari awak media berfoto, berlatar ADV150 dan indahnya alam Sekotong.

Mataram (suarantb.com) – Dua nikmat bersatu. Sensasi berkendara, dan sajian bentang alam pariwisata yang menakjubkan di Lombok. Keduanya bertemu dalam pengalaman Pers Touring with Honda ADV150.

Astra Motor NTB memfasilitasi sejumlah awak media menjajal destinasi wisata wilayah barat bagian selatan Kabupaten Lombok Barat dan selatan Lombok Tengah. Agenda ini bagian dari upaya Astra Motor NTB turut mengangkat promosi potensi pariwisata Lombok lebih mendunia.
Sejumlah perwakilan media, baik cetak, elektronik, maupun online di Nusa Tenggara Barat berkesempatan mengikuti Pers Touring with ADV150 yang dilaksanakan Sabtu, 7 September 2019 ini.

Sinar matahari sudah mulai terasa hangat, sekitar Pukul 08.32 WITA, ketika para rider dari awak media di lepas Budi Yanto, Kepala Cabang Astra Motor NTB dari kantor Astra NTB di Jl. TGH. Saleh Hambali, Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Para rider yang sebagian besar dari awak media berfoto, berlatar ADV150 dan indahnya alam Sekotong.
Para rider yang sebagian besar dari awak media berfoto, berlatar ADV150 dan indahnya alam Sekotong.

Sebelum dilepas, tak lupa dipersiapkan kelengkapan berkendara sesuai standar keamanan. Dari helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu. Otot-otot badan juga di regangkan dengan pemanasan. Dan tak kalah penting adalah berdoa, untuk kebaikan bersama.

Pers Touring with ADV150 didampingi tim khusus dari Astra Motor NTB. Budi Yanto mengingatkan pentingnya mengendepankan berkendara aman. Memenuhi tata tertib berlalu lintas. Saling menghormati antar pengguna jalan.

“Berikan contoh yang baik kepada masyarakat cara berkendara yang aman, agar tidak ada yang dirugikan,” demikian Budi Yanto menyampaikan pesan kampanye #cari_aman yang menjadi tagline Honda.
Setelah persiapan dinyatakan lengkap, para rider mulai menarik gas ADV150 yang telah dipersiapkan, sesaat setalah prosesi pelepasan. Lalu mulai menapaki aspal dari Kota Mataram, menuju Lembar, Lombok Barat. Tertib berlalu lintas tetap di kedepankan. Sepanjang jalan, mengikuti rambu-rambu. Para rider melaju.
Tak butuh waktu lama, hingga memasuki Lembar, lalu menyusuri pinggir pantau di sepanjang jalan menuju wilayah Sekotong. Destinasi wisata unggulannya Kabupaten Lombok Barat, setelah Senggigi. Terus melaju, menapaki wilayah selatan. Aspal mulus menambatkan ADV150 pada rasa berkendara yang berbeda.

Cuaca sangat bersahabat. Jalan juga tak padat. Para rider menapaki Sekotong yang menyajikan panorama alam yang sungguh menakjubkan. Sekotong memang indah. Udara alamnya segar. Penduduknya juga tak padat. Potensi pariwisatanya adalah pantai, dan mangrove.

Ada juga sejumlah gili (pulau kecil). Gili Gede, Gili Sudak, Gili Asahan, Gili Nanggu dan gili-gili lain yang menjadi incaran para pemodal. Infrastruktur pendukungnya juga memadai. Dari fasilitas penyeberangan, transportasi, juga telekomunikasi.

Tak heran, bila Sekotong telah menjadi alternative bagi para pemodal berinvestasi di sektor pariwisata. Geliat pariwisatanya tumbuh. Wisatawan asing sudah biasa dijumpai berlalu lalang. Resort juga telah tumbuh. Menyambut para wisatawan, domestik, maupun mancanegara. Berwisata kuliner juga tak susah. Andalannya terutama menu-menu sea food di sepanjang jalan.
Sekotong memiliki panorama pantai yang eksotis. Aspal mulus membentang. Dari pinggir pantai, hingga punggung gunung-gunung di Sekotong. Menjajal Sekotong akan memberikan pengalaman berbeda. Meliuk-liuk, menanjak. Puncaknya adalah Mekaki yang sangat terkenal sebagai lintasan sport tourism. Lari marathon yang melibatkan pelari-pelari nasional dan internasional kerap di selenggarakan disini.

Sekotong dipilih jadi tujuan touring yang di selenggarakan perdana Astra NTB bagi para awak media di 2019 ini. Para rider terus melaju. Di spot-spot tertentu, sengaja berhenti. Lalu berswafoto, mengabadikan moment, dengan gawai mengeksplorasi seluruh sisi alam indah yang memanjakan mata.

Terus melaju ke arah selatan. Tikungan, tanjakan di libas, enteng. Skutik penjelajah jalanan ini tak berhenti di geber. Sensasi berkedaranya berbeda. Penggunaan tapered handle bar dan ban semi dual purpose berukuran besar 110/80 – 14 (depan) serta 130/70 – 13 (belakang) semakin membuat ADV150 sangat stabil bermanuver.

Menikung, melintasi jalan bergelombang, maupun berpasir di sepanjang jalan di Sekotong. Desain suspensi depan yang kokoh serta penyematan wavy disc brake sebesar 240mm pada roda depan dan sebesar 220 mm pada roda belakang memberikan kestabilan dalam melakukan pengereman. Pada bagian belakang, disematkan twin subtank rear suspension untuk memberikan kenyamanan dan kestabilan yang optimal.

Tarikan gas yang enteng dan lembut, spontan mengangkat bobot motor di segala medan. Sangat nyaman. Di sepanjang jalan, mata di belalakkan dengan panorama pantai yang biru dan bersih. Dari aspal jalan di punggunung Mekaki, nampak menambah sisi indahnya Sekotong. Bagi para pecinta potografer, alam Sekotong adalah menunya. Spot-spot utama tak terlewatkan. Para rider tetap meluangkan waktu berhenti, kemudian mengabadikan moment.

“Kalau terlena menikmati nyamannya mengendarai ADV150, dan indahnya alam Sekotong ini, bisa-bisa tertidur dan kelolosan terjerembab kita,” demikian Ahmad Yani, salah satu awak media yang ikut di touring ini mengekspresikan pengalamannya.
Pers Touring with ADV150 ini menempuh jarak 174 Km. Finish di Selong Selo Residences di Selong Belanak, Lombok Tengah. Menuju lokasi ini juga melintasi jalan aspal yang berkelok, menikung dan menanjak. Namun infrastruktur pendukung destinasi wisatanya cukup memadai. Pantai Selong Belanak berada tak jauh dari hamparan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kute, Lombok Tengah yang telah ditetapkan sebagai tuan rumah perhelatan MotoGP 2021.

Tak ada lelah, meski menempuh jarak sejauh ini. Ruang kaki yang longgar membuat kaki lebih nyaman di gerakkan lurus, maupun menekuk. Panorama alam sepanjang jalan menyempurnakan rasa. Jarak sepanjang 174 Km ini juga membuktikan, ADV150 irit bahan bakar. Konsumsinya hanya setengah (4 liter) dari kapasitas penuh tangki 8 liter. Artinya, jika diisi penuh. ADV150 dapat dikendarai hingga jarak tempuh 348 Km. Jika berkendara normal, jarak tempuh untuk tangki penuh bisa mencapai lebih dari 350 Km.

Touring bersama awak media dengan ADV150 ini memberikan kesan yang sangat berbeda. Menikmati dua rasa. Sensasi berkendara dan indahnya wisata Lombok. Budi Yanto menutup dengan ungkapan, Lombok bagian barat selatan merupakan tempat wisata yang indah, namun relatif belum banyak terekspos dibanding tempat lain seperti Sengigi atau Mandalika.
“Kami berharap, dengan peran media, kedepannya Sekotong dan kawasan sekitarnya semakin banyak dikenal sebagai tujuan wisata dunia,” demikian Budi Yanto.(bul)