Gantikan Wolini, Jaman Saputra Terpilih Aklamasi Pimpin Apindo NTB

Ketua Umum Apindo, Hariyadi B. Sukamdani, Sekda NTB, H. Lalu Gita Ariadi foto bersama dengan pengurus Apindo NTB usai pembukaan Musprov III Apindo NTB di Hotel Aruna, Senggigi Lombok Barat, Kamis, 7 Oktober 2021. (Suara NTB/nas)

Giri Menang (Suara NTB) -I Wayan Jaman Saputra terpilih secara aklamasi, menjadi Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) NTB, menggantikan Ni Ketut Wolini. Dari lima calon ketua yang namanya sempat mencuat, empat di antaranya mengundurkan diri sebagai calon ketua. Yang tertinggal hanya I Wayan Jaman Saputra.
Empat calon ketua yang menyatakan diri mundur adalah Yogi Hadi Ismanto, H. Affan Ahmad, Gusti Lanang Patra, dan H. Zaidun Nurdin. Ke empat kandidat calon ketua, menyatakan mundur di detik-detik awal penentuan Ketua Apindo NTB yang baru. I Wayan Jaman Saputra disahkan menjadi Ketua Apindo NTB periode 2021-2026.

“Mau tidak mau saya harus menerima pencalonan dan penetapan ketua baru Apindo karena yang lain menyatakan mengundurkan diri sebagai calon ketua. Kalau saya ikut mundur. Mau jadi apa Apindo NTB ke depan,” kata Jaman berseloroh.
Jaman terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Privinsi-III Apindo NTB di Hotel Aruna, Senggigi Lombok Barat, Kamis, 7 Oktober 2021. Musprov III Apindo NTB dihadiri Ketua Umum Apindo, Hariyadi B. Sukamdani dan Sekda NTB, H. Lalu Gita Ariadi, mewakili Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah.

Iklan

Dalam sambutannya, Hariyadi menekankan kekompakan pengurus dan sesama anggota Apindo NTB.”Utamakan sinergi dan silaturahmi untuk menjaga kekompakan. Potensi Lombok-Sumbawa sangat luar biasa. NTB ke depan akan menjadi hub Indonesia Timur Selatan dan Lombok bisa dijadikan hub Air Asia untuk penerbangannya,” kata Hariyadi.

Ia yakin, jika penerbangan internasional langsung ke Lombok terus bertambah, perekonomian NTB juga ikut terkatrol. Peran pengusaha adalah menjadi mitra pemerintah dalam memacu pertumbuhan ekonomi di daerah. Terlebih ke depan Lombok menjadi tuan rumah event-event internasional seperti World Superbike (WSBK) dan MotoGP. Kesempatan ini harus dimanfaatkan seluas-luasnya oleh pengusaha dan menyukseskan agenda-agenda internasional ini
Sekda NTB, H. Lalu Gita Ariadi, mengingatkan pentingnya kebersamaan. Dan tidak terjebak dalam friksi-friksi dan konflik berkepentingan. “Jangan terjebak friksi dan konflik kepentingan. Jika sampai terjebak maka kemajuan itu akan jadi bias. Pemerintah hanya ingin bekerja sama dengan organisasi yang tidak berkonflik,” kata Gita
Pemerintah, menurut Gita, sudah membuka peluang usaha dengan meningkatkan infrastruktur pembangunan di NTB. Kemajuan pembangunan yang telah ditingkatkan pemerintah, bisa ditangkap sebagai peluang dan kemudahan berusaha. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional