Gagal Capai Target di MTQ, Loteng Tetap Bangga

Praya (Suara NTB) – Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) kembali gagal memenuhi target sebagai juara umum pada gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi yang digelar di Kabupaten Bima. Kafilah Loteng hanya mampu berada di posisi kedua di bawah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dengan mengumpulkan 64 medali dari semua mata lomba yang diikuti.

Raihan pada MTQ tingkat provinsi kali ini sama seperti capaian pada gelaran serupa tahun 2015 lalu. Di mana saat itu Loteng yang bertindak sebagai tuan rumah, kalah dari kafilah Kota Bima yang pada MTQ tingkat provinsi kali ini justru menempati posisi juara ketiga. “Dari sisi posisi kita memang sama dengan MTQ tingkat provinsi sebelumnya. Tapi ada catatan positif yang patut kita syukuri,” ujar Sekda Loteng, H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si., kepada wartawan, Jumat, 3 November 2017.

Iklan

Di mana, beberapa mata lomba yang sebelumnya tidak mampu menyumbang medali, kali ini mampu menyumbang medali, meski belum maksimal seperti yang diharapkan. Tapi paling tidak dari sisi prestasi ada peningkatan dari gelaran MTQ sebelumnya.

Ia pun menegaskan, raihan pada MTQ kali ini bakal menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk mengetahui kekurangan yang ada, sehingga diharapkan bisa jadi bahan acuan ke depan dan bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi.

“Walaupun gagal, tapi tidak begitu mengecewakan. Gagal meraih juara umum, paling tidak bisa menyamai prestasi sebelumnya,” tandasnya.

Dan yang membuat bangga, Loteng berangkat dengan bermaterikan qori’ dan qoriah asli Loteng. Tidak ada qori maupun qoriah “impor” dari luar Loteng.

Disinggung reward bagi para juara MTQ tingkat provinsi tersebut, Nursiah menegaskan, Pemkab Loteng tetap komit dengan komitmen awal. Bahwa para juara I di MTQ tingkat provinsi pada semua mata lomba, telah disiapkan reward berupa umrah ke tanah suci. Selain sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras para qori dan qoriah di MTQ yang baru lalu, sekaligus sebagai motivasi bagi yang lain supaya ke depan bisa lebih bekerja keras untuk meraih prestasi tertinggi di ajang dua tahunan tersebut. “Untuk reward umrahnya kita siapkan di APBD Loteng tahun 2018 mendatang,” ujarnya. (kir)