Forum Wali Murid SDN 11 Mataram Bagi-bagi Sembako

Forum Wali Murid SDN 11 Mataram menyerahkan bantuan sembako pada guru sekolah setempat, Rabu, 28 April 2021.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Sebagai bentuk kepedulian dan sayangnya para orangtua wali murid kepada seluruh guru dan staf, Forum Wali Murid SDN 11 Mataram berbagi parsel. Kegiatan berbagi parsel sebagai wujud kepedulian para orang tua murid pada guru.

Ketua Forum Wali Murid SDN 11 Mataram, Khairil Anwar, mengatakan jika berbagi sembako yang dilakukan forum ini menyasar para guru dan tenaga kependidikan yang ada di SDN 11 Mataram.

Iklan

“Yang berisi paket sembako kepada 17 orang terdiri dari kepala sekolah, guru, staf admin, CS dan sekuriti,” ungkapnya.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Forum Wali Murid SDN 11 Mataram beserta wali kelas 6 beserta sebagian wali murid di kelas lain. Dia berharap apa yang dilakukan forum bisa memberikan manfaat bagi segenap guru dan tenaga kependidikan yang lain.

“Sebagai ketua forum, saya mengapresiasi kepedulian para wali murid. Karena sekolah adalah bukan saja milik pemerintah namun masyarakat wajib ikut andil berkolaborasi disetiap kegiatan. Mudahan kegiatan ini berjalan dan dipertahankan di kemudian hari dan kegiatan lain. Walau sederhana semoga bermanfaat untuk ibu dan bapak ibu guru tercinta,” urainya.

Kegiatan ini disambut hangat dan haru oleh Plt. Kepsek SDN 11 Mataram Hj. Asmawati. Menurutnya, kegiatan berbagi ini menjadi kejutan bagi para guru SDN 11 Mataram.

“Terima kasih atas inisiatifnya, kami sangat bangga dan merasa diperhatikan oleh wali murid,” ungkapnya.

Sementara itu, Deb, salah satu tukang kebun di SDN 11 Mataram penerima sembako menyatakan rasa senang diberi sembako, apalagi saat sulitnya ekonomi di masa pandemi ini. Dia sangat bersyukur karena adanya sembako ini tentu saja bisa meringankan beban ekonomi.

“Kegiatan ini merupakan cara Kami membangun kedekatan pada gurunya anak-anak. Walau hanya sekadar paket sembako, namun berharap kepedulaian dan solidaritas wali murid terbangun. Karena bagaimanapun sekolah dan guru adlaah milik Kami sebagai masyarakat,” tutur Bendahara FWS SDN 11 Mataram, Desi. (dys)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional