Formasi Lowong Diisi P3K, 381 Pelamar Dipastikan Lolos Jadi PNS Pemprov NTB

Kepala BKD NTB, H. Fathurahman (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. H. Fathurahman, M. Si memastikan 381 pelamar lolos menjadi PNS Pemprov NTB. Sementara, puluhan formasi yang lowong nantinya akan diisi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

‘’Sebanyak 381 orang sudah dipastikan jadi CPNS Pemprov NTB. Sekarang sedang validasi di Jakarta. Kemudian besok sudah ada informasi pengumuman,’’ kata Fathurahman dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Kamis, 20 Desember 2018 siang.

Iklan

Berdasarkan hasil Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) beberapa waktu lalu, dari 433 formasi yang diperoleh Pemprov  tahun ini, dipastikan sebanyak 381 formasi yang terisi. Sisanya, 52 formasi dipastikan lowong.

Diketahui, jumlah peserta yang berhak untuk  mengikuti SKB sebanyak  823 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 orang yang tak hadir tes SKB. Dari hasil simulasi yang dilakukan BKD NTB sesuai Permenpan 61/2018, dengan  metode integrasi nilai SKD dan SKB terjaring 381 formasi terisi dari 433 formasi. Sehingga ada 52 formasi di pastikan tidak terisi karena  tidak ada pelamar.

Formasi yang tak terisi tersebut, terdiri dari tenaga kesehatan dan tenaga pendidik atau guru. Untuk tenaga kesehatan sebanyak 43 formasi. Dengan rincian 37 dokter spesialis ahli pertama, 1 orang doker  gigi, sanitarian ahli pertama 1 orang, sanitarian terampil 1 orang, teknis elektromedis ahli pertama 1 orang, teknisi transfusi darah 2 orang.

Kemudian untuk formasi tenaga guru sebanyak 9 orang. Dengan rincian guru Agama Katholik ahli pertama dan guru nautika kapal penangkap ikan ahli pertama 8 orang.

Fathurahman menjelaskan, sebanyak 381 pelamar yang berhasil lolos menjadi PNS Pemprov NTB tersebut masih menunggu pengumuman dari Panselnas. Setelah diumumkan, maka akan dilakukan pemberkasan bagi mereka yang lolos jadi PNS Pemprov tahun 2018.

Sementara itu, untuk pengisian formasi yang lowong Pemprov NTB dan Pemda kabupaten/kota sudah meminta kebijakan pemerintah pusat. Namun penekanan dari pemerintah pusat, formasi yang lowong akan diisi P3K yang akan dibuka rekrutmennya dalam waktu dekat.

Rekrutmen P3K masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat. Dihrapkan seluruh (Pegawai Tidak Tetap (PTT) terutama tenaga kesehatan diharapkan bisa dimasukkan menjadi P3K. Begitu juga tenaga honorer lainnya seperti guru honorer SMA/SMK/SLB. Menurut Fathurahman P3K dan PNS sebenarnya sama. Yang membedakannya hanya jaminan pensiun.

Ia menyebut jumlah tenaga honorer yang ada di Pemprov NTB sekitar 9.000 orang. Sebanyak itulah formasi P3K yang  akan diajukan ke Kementerian PANRB.

‘’Kebutuhan sudah kita ajukan ke Kemen PANRB. Kita akan diberikan kuota kaitan dengan itu. Tapi persyaratannya lebih longgar dari CPNS,’’ pungkasnya. (nas)