Formasi CPNS Kota Mataram Diprediksi Keluar Akhir Mei

Mataram (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, sedang melakukan penyesuaian terhadap formasi dengan jumlah pegawai pensiun. Penyesuaian ini berkaitan dengan jatah formasi yang diprediksi akan keluar akhir Mei pekan depan.

Kepala Bidang Pengembangan Aparatur BKPSDM Kota Mataram, Ahmad Mujahiddin menjelaskan, Kementerian Pendayaan Aparatur Sipil dan Reformasi Birokrasi meminta mengubah usulan formasi calon pegawai negeri sipil yang disesuaikan dengan format untuk mengakomodir pegawai yang pensiun.

Iklan

Kota Mataram sebelumnya mengusulkan 250 formasi ke Pemerintah Pusat. Selanjutnya, ada penambahan 10 formasi sehingga totalnya menjadi 260. “Selain pensiun ada juga yang meninggal. Otomatis ada penambahan,” kata Muja.

Sebanyak 216 pegawai yang pensiun tahun ini. Jumlah ini relatif lebih kecil dibandingkan dengan usulan formasi diserahkan ke KemenpanRB.  Muja menambahkan, tidak ada deadline atau batas waktu dari Pemerintah Pusat terhadap perubahan usulan formasi. Sistemnya Pemkot Mataram bawa sendiri formasi yang sebelumnya dikirim melalui surat elektronik. “Bukti fisiknya baru kita bawa langsung ke Jakarta,” tambahnya.

Adapun di Pemprov NTB tambahnya, sifatnya mencocokkan data yang dikirim jadi satu, sehingga rekapnya jadi satu dari total usulan kabupaten/kota lainnya di NTB.

Dari hasil rapat koordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Kantor Regional di Bali. Kemungkinan jatah formasi CPNS seluruh Indonesia termasuk Kota Mataram akan keluar akhir bulan Mei.

“Menurut informasi jatah formasi akan keluar akhir Mei ini,” sebutnya. Dasar teknis penerimaan CPNS dilakukan oleh Badan Kepegawaian Nasional. Selanjutnya, diverifikasi kembali oleh KemenpanRB. KemenpanRB berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait kemampuan alokasi anggaran.

“Penerimaan CPNS kan ndak sembarangan. Jadi harus lihat kemampuan keuangan negara,” tambahnya.

Jika jatah formasi keluar, pihaknya akan kembali menyesuaikan berdasarkan jatah diterima. Berikutnya, ditetapkan alokasinya dengan persentase. ” Setelah ditetapkan kemudian ujiannya dilakukan serentak,” demikian kata dia. (cem)