Fokus Sukseskan MTQ, Muktamar NW XIII Diundur

Mataram (suarantb.com) – Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) mengundur pelaksanaan Muktamar NW XIII yang telah dijadwalkan pada 22 – 24 Juli ini. Muktamar NW yang salah satu agendanya memilih Ketua Umum (Ketum) Dewan Tanfidziyah ini dijadwalkan kembali pada 7 – 9 Agustus mendatang.

Hal tersebut dikatakan Ketua Organizing Committe (OC) Muktamar XIII NW, TGH. Mahalli Fikri saat memberikan keterangan di kantor TGB Center Jalan Langko Kota Mataram, Sabtu, 16 Juli 2016. Mahalli yang didampingi Sekretaris OC, Irzani, M.Pd ini menjelaskan alasan diundurnya pelaksanaan muktamar tersebut.

Iklan

“Sejak kemarin pukul 07.50 saya diberikan arahan oleh Ketua Steering Committe (SC) bahwa Muktamar NW XIII tetap berlangsung, hanya mengalami perubahan waktu. Dimana, tadinya 22-24 Juli, jadi 7-9 Agustus,” kata Mahalli.

Ketua SC Muktamar NW XIII dijabat oleh Ketua Umum Dewan Tanfidziyah PBNW, Dr. TGH. M. Zainul Majdi. Disebutkan, alasan diundurnya pelaksanaan muktamar itu karena kader NW yang menjadi Gubernur NTB saat ini memiliki tanggungjawab dan kewajiban menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-26 yang akan berlangsung 27 Juli – 7 Agustus 2016. “Ini satu-satunya jadi penyebab,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD NTB ini menjelaskan, sebagai salah satu ormas Islam terbesar di NTB, NW punya kewajiban dan tanggungjawab menyukseskan MTQ Nasional tersebut. Apalagi yang menjadi pemimpin NTB adalah kader NW yang sekaligus sebagai Ketua SC Muktamar XIII. Mahalli mengatakan, bukan saja pelaksanaan Muktamar yang diundur, tapi juga pelaksanaan Hultah NWDI yang semula akan dilaksanakan 30 Juli mendatang. Kemudian diundur menjadi tanggal 7 Agustus mendatang yang akan dilaksanakan di Pancor Lombok Timur.

Selain itu, kata Mahalli, diubahnya jadwal pelaksanaan Muktamar XIII itu juga disebabkan, Ketua Dewan Tanfidziyah PBNW yang juga menjabat Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi akan menjadi salah satu pembicara dalam seminar internasional di Pekalongan Jawa Tengah (Jateng) pada 19 Juli mendatang. Dimana dalam seminar internasional itu, akan hadir para ulama dari berbagai negara.

  Ini Tanggapan Kepala Sekolah Soal Larangan Pelajar Bawa HP

“Itu juga hal yang tak kalah pentingnya. Muktamar NW tetap berlangsung dengan perubahan waktu. Tapi kegiatan-kegiatan pra muktamar, seperti dialog publik akan tetap dimulai tanggal 19 Juli,” ujarnya.

Meskipun jadwal pelaksanaan Muktamar diundur, kata Mahalli, namun tempat pelaksanaan akan tetap dilakukan di Ponpes Nurul Haramain Narmada Lombok Barat. Muktamar itu, katanya akan dihadiri perwakilan 22 pengurus NW tingkat provinsi di Indonesia. Kegiatan ini rencananya akan dibuka Menko Maritim, Rizal Ramli dan ditutup oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here