FMN Tolak Sistem UKT di Unram

Mataram (suarantb.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Nasional (FMN) Cabang Mataram, menggelar aksi menolak sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Mataram (Unram). Aksi tersebut digelar di Fakultas Hukum  dan depan Auditorium Unram, Kamis 15 September 2016.

Salah seorang massa aksi, Zul Hermawadi dalam orasinya  menolak penerapan sistem UKT sebagai prosedur dalam membayar kuliah. Menurutnya, kenaikan UKT tiap tahunnya tidak dapat dibendung. Hal tersebut dikarenakan perhitungan UKT dilandasi dengan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi atau indeks kemahalan wilayah yang terus berubah setiap tahun.

Iklan

“Maka jika merujuk itu, tidak akan ada harga-harga yang seimbang atau tetap dari tahun ke tahun. Ini berimplikasi atas kenaikan UKT setiap tahunnya yang tentunya membebani mahasiswa dan orang tua mahasiswa,” tegasnya.

Meskipun pemerintah akan terus menaikan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), namun hanya mampu membantu 10 persen mahasiswa miskin yang berprestasi. Sementara 90 persen lainnya tetap dikenai biaya.

Di tempat terpisah, Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unram, Sunardjo Edy Siswanto mengatakan tuntutan mahasiswa tidak relevan disuarakan di kampus. Pasalnya, kebijakan terkait UKT adalah ketentuan dari pemerintah pusat.

“Itu kan ketentuan pemerintah pusat. Seharusnya mereka demo di Jakarta. Kalau kampus kan hanya menjalankan saja,” ujarnya. (szr)