Final Homologasi Juni, Uji Coba Sirkuit MotoGP Mandalika Direncanakan Juli

Happy K. Harinto

Praya (Suara NTB) – Federasi Balap Motor Internasional atau Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) bersama Dorna Sport, selaku pemegang lisensi penyelenggaraan balap MotoGP, akan memulai proses homologasi sirkuit MotoGP Mandalika awal tahun depan. Homologasi dilakukan untuk menguji kelayakan dan kesiapan sirkuit MotoGP Mandalika selaku tuan rumah gelaran MotoGP tahun 2021, dari semua aspek. Terutama aspek keamanan sirkuit.

 

Proses homologasi kata Chief Strategic and Communication Officer Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA) Happy K. Harinto, saat dikonfimasi kepada Suara NTB, Senin, 23 November 2020 kemarin, sendiri akan berlangsung sampai Bulan Juni 2021. Hasilnya homolasi tersebut sangat penting, karena akan menentukan layak tidaknya sirkuit MotoGP Mandalika menggelar balap dunia MotoGP. ‘’Jadi semua ditentukan dibulan Juni nanti,’’ tegas Happy.

Jika dinyatakan lolos homologasi, maka sirkuit MotoGP Mandalika baru bisa menggelar balapan MotoGP. Yang nantinya akan diawali terlebih dahulu dengan uji coba sirkuit. “Approve final homologasi di bulan Juni. Baru setelah itu bulan Juli kita bisa melakukan testing (uji coba ) sirkuit,” terangnya.

Lebih lanjut Happy mengatakan, homologasi sendiri dilakukan disemua sirkuit yang  menggelar balap MotoGP. Termasuk sirkuit MotoGP Mandalika. Terlebih sirkuit MotoGP Mandalika merupakan sirkuit yang benar-benar baru, karena baru dibangun. Sehingga proses homologasinya sangat ketat.

“Semua sirkuit di dunia juga dihomologasi setiap tahunnya. Bukan hanya kita (sirkuit MotoGP Mandalika),” tandasnya.

Apa saja yang akan dihomologasi? Happy menegaskan jelas semua item penunjang utama. Mulai dari kualitas aspal dan fasilitas pendukung sirkuit lainnya. Namun itu semua ranahnya nanti ada di FIM dan Dorna Sport.

Pihaknya kini terus berkerja dan fokus menuntaskan pengerjaan berbagai infrastruktur dan fasilitas pendukung lainya. Agar bisa lolos pada final homologasi di bulan Juni nanti. Terutama pembangunan Jalan Khusus Kawasan (JKK) Mandalika yanag akan menjadi lokasi balap MotoGP.

Termasuk sarana penunjang lainnya seperti paddock maupun tribun, juga tengah dipersiapkan. Pararel pengerjaannya dengan sirkuit MotoGP Mandalika itu sendiri. ‘Paddock dan sebagainya sedang kita siapkan. Dan, ditargekan sebelum Juni sudah selesai,’’ tambahnya.

Dalam membangun paddock maupun tribun serta fasilitas pendukung lainya, pihaknya memanfaatnya teknologi PreCast dan PreFab. Sehingga memungkinkan dikerjakan dalam waktu yang tidak begitu lama. Karena bahan materialnya bisa bongkar pasangan. “Prinsipnya semua masih sesuai planing,” imbuhnya. (kir)