Fast Boat Meledak Diduga Dipicu Arus Pendek

Amlapura (Suara NTB) – Ledakan Fast Boat Gili Cat 2 membuat rutinitas penyeberangan dari Pelabuhan Rakyat Padangbai menuju Gili Trawangan sejenak terhenti. Masyarakat bertanya-tanya, kenapa boat ini bisa meledak. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso, Kamis 15 September 2016, menegaskan boat diduga meledak dipicu masalah pada tangki BBM. Diduga terjadi konsleting pada bagian tangki yang memicu ledakan secara mendadak. “Penyebab pastinya kami masih lidik” kata Kapolres.

Nakhoda Totok Warsito (46) mengatakan, peristiwa ledakan boat ini sangat cepat. Tidak ada tanda-tanda awal, seperti percikan api atau kepulan asap. Tetapi, boat bagian belakang langsung meledak. Saat itu, dia mengaku tidak sedang isi BBM,karena boat sedang berlayar. Stok BBM sudah dipersiapkan.

Iklan

Nakhoda asal Banyuwangi ini, mengatakan jarak boat saat itu, baru sekitar satu mil. Salah satu ABK Nyoman Supartika, juga bingung kenapa boat bisa meledak. Sebab, di sekitarnya tidak ada tanda-tanda akan terjadi malapetaka ini. “Tidak ada percikan api atau kepulan asap. Tiba-tiba saya dengar ledakan,” ujar ABK asal Sibetan, Karangasem ini.

Guna menindaklanjuti peristiwa ini, Polres Karangasem sudah berkoordinasi dengan Brimob Polda Bali untuk penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, juga dengan Laboratorium Forensik. Penyelidikan ini penting dilakukan untuk memastikan apakah ledakan ini terjadi akibat keteledoran atau ada unsur sabotase.

Pascaledakan kemarin, pihak kepolisian juga langsung melakukan pemeriksaan terhadap empat orang ABK. Mereka antara lain, Totok Wasito (nakhoda), Sugiarto (KKM), Nyoman Supartika (Deckhand) dan Kadek Kris (Deckhand).

Wakapolda Bali Brigjen Pol I Nyoman Suryasta, juga nampak terjun ke lokasi kejadian. Dia nampak mengecek kondisi kapal dan menanyakan banyak hal mengenai peristiwa tersebut, didampingi sejumlah pimpinan Polres Karangasem dan Sat Polair Polres Karangasem. Dia meminta peristiwa ini diselidiki sampai tuntas. (kmb)