Fahri Hamzah Sebut Pemerintah Setengah Hati Bantu Korban Gempa NTB

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah kembali mengkritisi lambannya penanganan proses rehabilitasi dan rekonstruksi korban bencana gempa bumi di Provinsi NTB oleh pemerintah pusat. Ia menyebutkan pemerintah setengah hati membantu korban bencana gempa di NTB.

Sampai saat ini, bantuan pembangunan tempat tinggal bagi korban yang rumahnya rusak, oleh pemerintah pusat sampai saat ini belum terealisasi dengan baik. Dari ribuan korban, baru seratus lebih rumah yang sudah terbangun.

Iklan

Menurut Fahri, lambannya pelaksanaan proses rehabilitasi dan rekonstruksi bagi para korban bencana gempa bumi, memperlihatkan ketidakmampuan pemerintah dalam menangani situasi krisis yang tengah dihadapi rakyat.

“Ini bukti pemerintahan kita yang tidak sanggup dalam mengelola situasi krisis. Situasi normal saja tidak mampu, apalagi situasi krisis. Dugaan saya pemerintah tidak punya uang untuk membantu rakyat, tapi karena sudah kedung ngomong, ya diputar-putar akhirnya,” katanya di Mataram.

Menurut wakil rakyat dari daerah pemilihan Provinsi NTB itu, mestinya pemerintah berterus terang saja kepada masyarakat NTB yang terdampak bencana gempa bumi. Bahwa pemerintah defisit anggaran untuk membantu rakyat.

“Kenapa ndak terus terang saja, kalau ndak punya uang bilang saja. Kalau memang ada uangnya, diberikan saja kepada rakyat, jangan memberikan alasan macam-macam, biar masyarakat tidak menunggu sesuatu yang tidak pasti,” katanya.

Dituturkan Fahri, ia mengetahui bahwa pemerintah tidak memiliki cukup anggaran untuk membantu masyarakat korban, dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah kementerian dan lembaga.

“Itulah dia, diantara lembaga yang ada. Yang lucu, setelah rapat dengan para menteri itu, mereka ngomong ke saya, untung ada rapat ini supaya Menkeu segera cairkan. Jadi kita dialati untuk menekan. Makanya dugaan saya ini ungnya tidak ada,” pungkasnya. (ndi)