Event MotoGP Simbol Kebangkitan Ekonomi, Presiden Minta Jangan Ada Peluang Terjadi Kesalahan

Menparekraf, Sandiaga Uno bersama Komandan Lapangan Persiapan MotoGP, Jenderal (Purn) Hadi Tjahjanto dan Gubernur NTB, H.Zulkieflimansyah pada rapat sinkronisasi persiapan gelaran MotoGP di Hotel Novotel Kuta, kawasan The Mandalika. (Suara NTB/ist).

Praya (Suara NTB) – Gelaran MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit Maret 2022 mendatang akan menjadi simbul kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, event dunia tersebut harus sukses. Bahkan, Presiden Joko Widodo secara khusus meminta jangan ada peluang untuk terjadi kesalahan sedikit pun pada gelaran MotoGP mendatang.

Hal itu ditegaskan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, kepada wartawan Selasa, 11 Januari 2022. Usai rapat sinkronisasi persiapan gelaran MotoGP di Hotel Novotel Kuta, kawasan The Mandalika, Menparekraf mengatakan dalam persiapan event MotoGP pihaknya sudah mengindenifikasi sembilan aspek yang harus dituntaskan.

Iklan

Dari hasil rapat yang sudah digelar proses persiapan terhadap sembilan aspek tersebut menunjukkan progres yang menggembirakan. Sehingga pihaknya optimis, gelaran MotoGP bisa berlangsung sukses. Yang pada akhirnya bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan daerah.

‘’Semua aspek kita persiapkan dengan semaksimal mungkin. Berbekal pengalaman pada pelaksanaan WSBK yang baru lalu, kita optimis dengan penyempurnaan yang dilakukan MotoGP bisa berjalan sukses,’’ ujarnya.

Sementara itu, Komandan Lapangan Persiapan MotoGP, Jenderal (Purn) Hadi Tjahjanto menambahkan, fokus persiapan yang dilakukan pemerintah saat ini ialah memastikan semua fasilitas dan infrastrktur pendukung kawasan The Mandalika siap pada waktunya. Sehingga bisa mendukung kelancaran pelaksanaan event MotoGP nantinya. Mulai dari persiapan jalur by pass BIL-KEK Mandalika, jalur depan sirkuit serta fasilitas pendukung lainya.

‘’Semua kita bergerak, memastikan infrastruktur penunjang kawasan The Mandalika khususnya sirkuit internasional Mandalika siap pada waktunya,’’ tandasnya.

Dikatakannya, pengalaman gelaran WSBK lalu menjadi bahan evaluasi dan perbaikan pada gelaran MotoGP kali ini. Jadi apa yang menjadi persoalan dan kekurangan pada gelaran WSBK November 2021 lalu, akan disempurnakan pada  gelaran MotoGP kali ini. Termasuk soal pengaturan arus penonton, pada gelaran MotoGP mendatang harus lebih baik lagi.

“Kemarian saat gelaran WSBK banyak yang krodit terkait pengaturan arus penonton. Dan, kita sudah ada catatannya. Sehingga pada event MotoGP nantinya, akan diperbaiki dan disempurnakan lagi,” tandas mantan Panglima TNI ini.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, meyakini penyelenggaraan MotoGP berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Apalagi dengan kehadiran panitia nasional yang mampu memberikan dorongan dan semangat Pemda, untuk terus bersama Pemerintah Pusat menggesa pembangunan berbagai sarana dan prasarana serta berbagai fasilitas pendukung penyelenggaraan ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika yang akan digelar pada 18-20 Maret 2022 mendatang.

‘’Sehingga dapat membangkitkan pariwisata dan bermanfaat bagi geliat ekonomi NTB,’’ harap Gubernur. Selain itu, Gubernur mengatakan akan terus menggesa vaksinasi di seluruh kabupaten/kota se Pulau Lombok dan beberapa kabupaten  di Pulau Sumbawa hingga 70 persen lebih.  (kir/r)

Advertisement