Estafet 4×100 Meter Putra Pecahkan Rekor PON

Bogor (suarantb.com) – Tim estafet 4×100 meter putra NTB berhasil meraih emas dalam laga final hari ini (25/09). Selain meraih emas, Fadlin dkk juga berhasil memecahkan rekor PON. Demikian pantauan suarantb.com di Stadion Pakansari Cibinong Bogor, Minggu, 25 September 2016.

Akhirnya, tim estafet 4×100 meter putra NTB berhasil menyabet emas. Sudirman Hadi, Iswandi, Fadlin dan Sapwaturrahman finish pertama mendahului tujuh tim lainnya dengan waktu 39.78 detik. Emas di tangan, rekor PON pun pecah.

Iklan

Untuk kedua kalinya, tim estafet 4×100 NTB berhasil pecahkan rekor PON. Pada PON Riau 2012, mereka juga memecahkan rekor dengan waktu 40.17. Dan sekarang, rekor PON 2016 kembali dipecahkan, 39.78 detik.

Pencapaian ini, diakui Fadlin menjadi hal yang membahagiakannya. Setelah dalam dua pertandingan sebelumnya, ia hanya berhasil mengoleksi dua perak. “Alhamdulillah, senang bisa dapat emas,” akunya.

Sudirman Hadi, yang pada laga 100 meter putra tidak turun di final karena cidera, hari ini memaksakan untuk tanding. Dan untungnya, hasil yang didapat memuaskan.

Di belakang tim NTB, tim Jatim dan Jabar finish di posisi ketiga. Jatim juga memecahkan rekor PON dengan waktu 40.02 dan Jabar finish di waktu 40.34 detik.

Nasib berbeda dialami oleh tim estafet 4×100 meter putri NTB. Endang Agus Astriana, Rostinah, Fifit Marlena dan Neli Susanti harus puas dengan medali perunggu. Mereka finish di posisi ketiga 46.99 detik setelah DKI dan Jatim. Catatan waktu DKI, 46.07 dan Jatim 46.34 detik. (ros)