Entram, Rapid Test Lokal NTB di Ajang HK Endurance Challenge 2021

Gubernur NTB, H. Zulikeflimansyah, foto bersama usai  menerima audiensi Ketua Pembina HK Endurance Challenge 2021, Rabu, 13 Oktober 2021 di Mataram. (Suara NTB/ist)

GUBERNUR NTB Dr. H. Zulikeflimansyah, SE, M.Sc meminta agar kegiatan HK Endurance Challenge 2021  yang akan diselenggarakan pada tanggal 15-17 Oktober mendatang menggunakan Entram, alat rapid test antigen buatan NTB. Hal itu disampaikan Gubernur ketika menerima audiensi Ketua Pembina HK Endurance Challenge 2021, Rabu, 13 Oktober 2021 di Mataram.

‘’Dalam pelaksanaan HK Endurance Challenge 2021 ini, kami ingin atlet dan official dirapid menggunakan Entram, alat rapid test lokal NTB,’’ ujar Gubernur.

Iklan

Novias Nurendra menyambut baik saran Gubernur NTB. Menurutnya Entram akan jadi pembuktian bahwa alat rapid test antigen Covid-19 ini berkualitas dan teruji. ‘’Insya Allah akan kita gunakan saat atlet tiba,’’ ujar Novias yang juga Direktur Operasi 1 Hutama Karya (HK).

Entram merupakan alat test antigen Covid-19 yang dibuat Laboratorium Hepatika NTB.  Pertama kali Entram diproduksi, langsung disalurkan oleh Gubernur NTB  ke 10 kabupaten/kota se-NTB. Sebanyak 4.800 unit alat test antigen Covid-19  pada 10 Mei 2021 lalu. Masing-masing kabupaten/kota menerima 480 unit Entram.

Entram membuktikan bahwa program industrialisasi yang sedang digencarkan di NTB membuahkan hasil. Industrialisasi, ternyata tidak hanya memberikan dorongan terhadap lahirnya inovasi dalam bidang industri olahan dan permesinan, tetapi pada sektor kesehatan.

‘’NTB mampu membuktikan bahwa industrialisasi telah berkembang di segala bidang. Bila diberi kesempatan dan sumber daya, NTB mampu membuat vaksin dan alat kesehatan lainnya. Jangankan mesin-mesin sederhana, alat rapid test antigen pun bisa diproduksi oleh anak-anak NTB untuk Indonesia,’’ ujar Gubernur.

Dr.Zul (sapaan Gubernur NTB) terus mendorong agar Entram dapat diproduksi lebih banyak. Gubernur juga mendorong agar kabupaten/kota mulai menggunakan serta bangga dan cinta terhadap berbagai buatan produk lokal. Karena kualitas Entram tidak kalah dengan produk luar negeri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr.H. L. Hamzi Fikri mengatakan, Laboratorium Hepatika NTB yang memproduksi Entram ini sudah mengantongi izin edar. Saat ini sedang diupayakan untuk didaftarkan dalam e-katalog.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Hepatika Bumi Gora, Prof.Mulyanto mengatakan, produk karya NTB ini telah melalui proses seperti validasi dan uji lainnya. Untuk menguji akurasinya, alat ini sudah dibandingkan dengan alat rapid test komersial lainnya, dengan hasil akurasi yang sangat baik.

Sensivitas Entram, menurut Mulyanto, lebih baik dari salah satu alat tes cepat yang beredar di pasaran. Akurasi Entram, sensivitasnya sekitar 91%, dengan spesifitas sekitar 96%. Hasil tes dapat terlihat sekitar 15 menit. (rak)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional