Enam Personel Polres Lotim Terima Penghargaan dari BNNP NTB

Pemberian penghargaan kepada personel Polres Lotim dari BNNP NTB, Jumat, 8 Oktober 2021. (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB memberikan penghargaaan kepada enam personel Polres Lombok Timur (Lotim). Penghargaan kepada para aparat penegak hukum ini diserahkan langsung Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol. Gagas Nugraha, S.H., S.I.K., M.M., M.H. di halaman Mapolres Lotim, Jumat, 8 Oktober 2021.

Enam orang personel Polres ini disebut berprestasi dalam pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Lotim. Salah satunya telah berhasil menciduk pelaku yang telah menyelundupkan sabu seberat 201 gram dari Kepulauan Riau yang disembunyikan dalam duburnya  beberapa waktu lalu.

Iklan

 “Kami apresiasi kinerja personel Polres Lotim atas dedikasinya dalam pengungkapan peredaran gelap narkoba, semoga ini dapat menjadi contoh bagi yang lain,” ungkap Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol Gagas Nugraha.

Personel yang menerima penghargaan sebagai berikut adalah Kompol Agung Asmara, S.I.K., M.I.K (Waka Polres Lotim) ,  Iptu I Gusti Ngurah Bagus Suputra, S.H., M.H,. Kasatres Narkoba, Ipda Suhardi, S.H. (Anggota Satres Narkoba), Bripka Wahyudi Eriyawan, (Anggota Satres Narkoba), Brigadir Fungki Marta E (Anggota Satres Narkoba), dan Briptu M. Lukmanul Hakim (Anggota Satres Narkoba).

Ditambahkannya, BNN merupakan institusi negara yang diberikan legitimasi untuk melaksanakan tugas Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dari 34 provinsi yang ada di Indonesia semua telah ada BNNP, dari 514 kabupaten/kota yang ada di Indonesia baru terisi 173 BNNK.

Indonesia telah dinyatakan extraordinary dan merupakan suatu darurat narkoba. Fakta yang ada narkoba merupakan suatu hal yang sangat sensitif dan jika dibiarkan akan berdampak ke masa depan untuk menghancurkan suatu negara, yang diserang adalah generasi muda. “Ini merupakan tugas dari BNN, BNNP dan BNNK untuk melakukan pencegahan, pemberdayaan masyarakat, pemberantasan dan rehabilitasi,” sebutnya.  (rus)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional