Empat Proyek Besar di Lotim Dibidik Aparat Kepolisian

Selong (Suara NTB) – Aparat Polres Lombok Timur (Lotim) membidik empat proyek berskala besar yang diduga bermasalah. Empat proyek itu di antaranya, pembangunan Rumah Sakit Islam (RSI) KITA, proyek pengerukan Kolam Labuh Labuhan Haji, Kobold Kabel Listrik yang reklamasi. Semua proyek tersebut berada di wilayah Kecamatan Labuhan Haji.

Dijelaskan Kapolres Lotim, AKBP. M.Eka Fathurrahman,SH,SIK, Kamis, 29 Maret 2018, berkaitan dengan dugaan korupsi sejumlah proyek di Lotim sedang ditindaklanjuti dengan dilakukan proses penyelidikan. Pihaknya segera akan menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan apakah pengerjaan empat proyek itu masuk dalam kategori tindak pidana korupsi atau tidak. Apabila masuk tindak pidana korupsi, maka akan terus ditelusuri, sehingga dapat ditentukan tersangkanya.

Iklan

Selanjutnya terkait dengan pengerukan kolam labuh dermaga Labuhan Haji, proyek Kobold yang berkaitan dengan kabel listrik yang dilaksanakan oleh Bappeda Lotim dan kegiatan reklamasi yang dilakukan di wilayah Kecamatan Labuhan Haji. Namun di dalam mengungkap kasus ini, terang Kapolres, pihaknya tetap mengedepankan upaya praduga tak bersalah dengan diturunkan tim untuk melengkapi alat bukti berkaitan dengan apakah ada pidana atau tidak. Diharapkan melalui proses penyelidikan ini masyarakat bisa mendapat suatu kepastian dari persoalan yang dilaporkannya.

Sementara, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Lotim, Murnan, S.Pd., mengaku sangat mendukung sejumlah proyek di Lotim itu diusut oleh aparat penegak hukum (APH). Menurutnya, langkah tersebut untuk mewujudkan sikap transparansi terhadap segala bentuk dan jenis pembangunan yang ada di Kabupaten Lotim. Apabila suatu pembangunan itu dilakukan secara baik, transparan terutama dalam penggunaan anggaran dan mekanisme lainnya, maka berdampak terhadap progres pembangunan itu sendiri serta kesejahteraan masyarakat. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here