Empat Kawasan Pariwisata Ditargetkan Bebas Covid-19, NTB Siapkan Usulan ‘’Work From Lombok’’

Lalu Hasbulwadi (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Pusat telah menetapkan Bali sebagai pilot project bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian/Lembaga bekerja dari Bali atau Work From Bali. Sebagai destinasi super prioritas di Indonesia, NTB juga sedang mengambil ancang-ancang untuk mengusulkan Work From Lombok.

“Kita siapkan. Ada ancang-ancang kita NTB siap untuk Work From Lombok. Nanti kita akan bersurat ke Pemerintah Pusat,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, Lalu Hasbulwadi dikonfirmasi Suara NTB di Mataram, Senin, 31 Mei 2021.

Iklan

Untuk dapat menjadi daerah yang bisa melaksanakan program tersebut, kata Hasbulwadi, ada sejumlah persyaratan yang harus dipersiapkan. Antara lain, menyiapkan empat kawasan pariwisata menjadi daerah zona hijau atau bebas Covid-19.

Empat kawasan pariwisata yang disiapkan menjadi destinasi wisata bebas Covid-19, antara lain Kawasan Mandalika dan sekitarnya, Kawasan Senggigi dan tiga gili (Trawangan, Meno dan Air), Kawasan Rinjani dan sekitarnya termasuk Sembalun, serta Kawasan Moyo dan Tambora.

Semua industri dan destinasi yang berada di empat kawasan pariwisata tersebut harus tersertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability).

‘’Itulah yang kita prioritaskan untuk CHSE dan vaksinasi. Sehingga menjadi green tourism destination. Itu juga yang mendukung Work From Lombok,’’ kata Hasbulwadi.

Selain itu, kata mantan Kepala Bidang Perencanaan Sosial dan Budaya Bappeda NTB ini, NTB juga harus menyiapkan event. Sehingga kementerian/lembaga bisa bekerja dari Lombok.

‘’Di masa pandemi ini, event-event kita juga harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Dalam waktu dekat ada Hutama Karya Endurance Challenge, L’Etape dan World Superbike. Ini harus kita dukung dengan atraksi-atraksi yang kita suguhkan,’’ katanya.

Tak kalah penting, kata Hasbulwadi, vaksinasi bagi pelaku wisata dan masyarakat di kawasan pariwisata tersebut.  Sehingga, wisatawan domestik dan mancanegara tidak ragu  lagi datang ke NTB untuk berwisata.

Jumlah pelaku wisata yang harus divaksinasi di NTB sebanyak 84.561 orang. Dengan rincian, Lombok Barat 19.166 orang, Lombok Utara 4.479 orang, Lombok Tengah 29.613 orang, Lombok Timur 20.491 orang, Mataram 10.842 orang, Sumbawa 2.500 orang dan Dompu 4.470 orang.

Berdasarkan data sementara Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, pelaku wisata yang sudah divaksinasi Covid-19 di Senggigi sebanyak 1.322 orang, Pemenang 1.722 orang dan Kuta Mandalika 815 orang.

Destinasi  yang betul-betul kita persiapkan adalah kawasan Senggigi dan tiga gili, Mandalika dan sekitarnya serta Sembalun dan sekitarnya. Karena ini sudah dikenal oleh dunia. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional