Empat Karyawan Bank BUMN di Kota Bima Positif Covid-19

Abdul Malik. (Suara NTB/Uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Sebanyak 4 karyawan Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Kota Bima dikabarkan terkonfirmasi atau positif Covid-19. Mereka diketahui bertugas di kantor Unit yang berada di wilayah  Kecamatan Rasanae Barat.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bima, H. Abdul Malik S.P MM, membenarkan kabar tersebut. Bahkan informasinya sudah diketahui, hanya saja masih menunggu rilis resmi dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Provinsi NTB.

Iklan

“Kabarnya memang demikian dan kita juga sudah ketahui informasinya. Tapi kami tetap menunggu rilis resmi yang keluar hari ini dari Pemprov NTB,” katanya, kepada Suara NTB, Senin, 28 September 2020.

Lebih lanjut Abdul Malik mengaku pihaknya berencana akan melacak kontak. Kemudian melakukan tes cepat (rapid test) terhadap seluruh karyawan dan pegawai Unit Bank setempat secepatnya. “Kemungkinan juga kita akan lakukan swab test massal,” katanya.

Untuk mengantisipasi meluasnya penularan dan penyebaran Covid-19, Ia menjelaskan, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bima akan  mengelurkan surat imbauan kepada pihak Bank agar menutup sementara pelayanan.

“Antisipasi penularan dan penyebaran, kita akan minta pihak Bank ini untuk menutup sementara pelayanannya,” ujarnya.

Lebih jauh Ia mengatakan, sejumlah karyawan Bank yang terpapar Covid-19 itu diduga akibat transmisi lokal. Sebab berdasarkan hasil identivikasi dan penelurusan,  penyumbang terbesar kasus Covid-19 di Kota dari klaster transmisi lokal.

“Kasus Covid-19 di Kota Bima selama ini kebanyakan dari klaster transmisi lokal. Kita jug menduga 4 karyawan ini dengan klaster yang sama,” katanya.

Abdul Malik menambahkan hingga saat ini tercatat ada sebanyak 115 orang di Kota Bima yang positif Covid19. Sebanyak 91 orang sudah dinyatakan sembuh, 2 orang meninggal dunia serta yang masih diisolasi sebanyak 22 orang.

“Data ini diluar dari 4 karyawan Bank. Akan bertambah setelah keluar rilis resmi Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 Provinsi NTB,” pungkasnya. (uki)