Empat Kabupaten Darurat Kekeringan di NTB

Mataram (suarantb.com) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ir. Mohammad Rum, MT menyebutkan ada empat daerah yang dinyatakan mengalami darurat kekeringan di NTB. Yakni Kabupaten Bima, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Lombok Utara. Sementara kabupaten lainnya masih mengalami kekeringan ringan dan masih dalam keadaan siaga kekeringan.

“Ada empat kabupaten yang darurat, sisanya masih dalam keadaan siaga. Kalau siaga iya tidak ada masalah, tidak kenapa-kenapa,” ujarnya ketika dikonfirmasi usai rapat koordinasi penanganan kekeringan di wilayah NTB, Selasa, 13 September 2016 di kantor BPBD NTB.

Iklan

Rum mengatakan masalah kekeringan akan segera cepat diatasi. Kemungkinan terburuk adalah pemerintah akan mendistribusikan air bersih ke kabupaten-kabupaten yang mengalami kekeringan parah. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim penghujan akan turun pada awal November mendatang.

Ia mengatakan bencana kekeringan bersifat musiman. Ia menilai pemerintah kabupaten/kota di NTB belum terlalu peduli terkait hal tersebut. Padahal kekeringan adalah bencana yang harus cepat di atasi.

“Saya tahu kenapa mereka tidak memberikan mobil tangki. Karena mereka tahu kekeringan hanya bersifat musiman saja, padahal kalau tidak dilakukan operasi akan kambuh lagi,” ujarnya.

Untuk mengatasi kekeringan di daerah tanggap darurat, Rum mengatakan akan segera diturunkan dana siap pakai untuk mengatasi kekeringan di daerah yang terdampak parah. “Kalau daerah yang darurat tidak ada masalah, berapapun yang mereka minta akan dikeluarkan karena ada dana siap pakai,” ujarnya.

Rum menambahkan, dari empat kabupaten yang dalam kondisi darurat kekeringan, baru Lombok Timur yang mengusulkan bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 20 miliar. (ism)