Empat Bulan Honor Nakes di Lotim Belum Dibayar

Bupati Lotim menerima bantuan alat pelindung diri (APD) bagi nakes  dari Kratingdaeng.(Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Terhitung seja September 2020 lalu, honor tenaga kesehatan (Nakes) di Lombok Timur (Lotim) yang menangani pasien Corona Virus Disease (Covid-19) belum dibayar. Nilainya mencapai Rp12 miliar.Pemkab Lotim sudah mencoba meminta ke pemerintah pusat, namun alasannya tidak ada uang, sehingga pemerintah pusat menyerahkan penanganan pembayarannya ke daerah.

Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy, mengaku saat ini sedang menyisir APBD dengan berkoordinasi dengan DPRD. “Mudahan bisa menalangi honor nakes ini,” katanya, Rabu, 10 Maret 2021.Tidak saja untuk empat bulan yang lalu, beban membayar honor nakes juga harus ditanggung oleh Pemda Lotim sejak Januari 2021 sampai seterusnya.

Iklan

Kegiatan refocusing anggaran sedang dilakukan ini kata Bupati tinggal membutuhkan Rp80 miliar lagi. Sejumlah resiko akan dambil. Termasuk menunda dan ataupun membatalkan sejumlah proyek. “Banyak jalan tidak jadi kita bangun, banyak saluran irigasi batal kita laksanakan termasuk banyak bansos tidak  bisa diberikan kepada warga,” imbuhnya.

Disebut, setiap hari raya Idul Fitri Lotim mengalokaskan Rp24 miliar untuk bantuan sosial.Tahun ini terpaksa tidak bisa dilaksanakan.Harapannya masyarakat setiap tahun dapat jatah bansos untuk tahun ini terpaksa tertunda.“Mohon maaf tahun ini bansos tidak ada,” terangnya.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu Lotim dalam penaganan Covid.Seperti bantuan ke nakes ini katanya sangat berguna.Disebut, banyak nakes di Lotim yang sudah kena covid.Ada yang melewati isolasi mandiri, ada juga yang dirawat di RSUD Selong maupun RSU Lombok Timur yang ada di Labuhan Haji. Menurutnya, ketika nakes sudah kena,  maka penanganan akan terkendala.

Pada awal kemunculan Covid, partisipasi dari berbagai elemen cukup bagus.Bupati berharap BUMN, BUMD dan badan atau instansi lainnya ramai memberikan bantuan.

Sementara itu, sampai saat ini angka positif Covid di Lotim terus menurun.Rabu lalu tersisa tinggal 17 kasus.“Mudahan tidak bertambah lagi,” harapnya. Seluruh desa dan kelurahan di  Lotim saat ini sudah menyediakan tempat isolasi mandiri. Beda dengan sebelumnya semua ditanggung oleh daerah. Sekarang, beban isolasi mandiri  didistribusikan ke desa. Dengan demikian, tidak banyak lagi ditanggung oleh pemerintah.(rus)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional