Ekspor Bisa Langsung dari Pelabuhan Lembar

Baharuddin. (Suara NTB/bul)

Giri Menang (Suara NTB) – Pelabuhan Lembar dianggap sudah cukup memadai untuk mendukung kegiatan ekspor langsung komoditas non tambang NTB. NTB diketahui sudah menorehkan sejarah, mengekspor lebih dari 30.000 pcs hasil kerajinan ketak, ke Arab Saudi langsung. Tanpa harus menggunakan jasa buyer dari daerah-daerah lain di Indonesia.

General Manager Pelindo III Cabang Lembar, Baharuddin mengatakan, Pelabuhan Lembar sudah memiliki fasilitas yang lengkap untuk ekspor langsung. Ditambah lagi dengan Pelabuhan Gili Mas juga di Lembar, saat ini tengah dalam proses penyelesaian sarana prasarananya. “Kita jangan bicara Pelabuhan Gili Mas dulu. Pelabuhan Lembar sudah siap sekali ekspor langsung,” ujarnya.

Iklan

Ekspor perdana ketak ke Arab Saudi beberapa waktu lalu sebanyak dua kontainer, menurut Baharuddin, sudah cukup menjadi stimulus mendorong ekspor langsung komoditas lain selanjutnya. Meski demikian, Baharudin mengatakan, syarat untuk ekspor langsung minimal 400 kontainer. Satu kapal ekspor bisa memuat hingga 2000 kontainer.

“Kontainernya bisa disiapkan oleh mitra kami. Kalau ada yang bisa memenuhi standar minimal untuk kapal ekspor langsung, kan bagus,” katanya. Ekspor perdana ketak sebanyak dua kontainer ke Arab Saudi, menurutnya akan dikumpulkan dalam satu kapal di Surabaya dengan kontainer lainnya untuk memenuhi muatan satu kapal ekspor. Meski baru dua kontainer, produk yang dikirim sudah langsung atas nama produk NTB. Bukan lagi dikirim keluar daerah, lalu menjadi produk luar daerah ketika di ekspor.

“Semangat pemerintah sudah bagus sekali sekarang untuk mendorong ekspor komoditas non tunai. Didukung oleh Bank Indonesia dan seluruh stakeholders lainnya. Pelabuhan kita sudah siap sekali. Ini menjadi harapan yang lebih baik ke depannya bagi NTB,” demikian Baharuddin. (bul)

Advertisement