Kadin NTB Minta Pengusaha Tak Mainkan Harga

H. Faurani Sibawae, SE, MBA. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) terus memantau perkembangan dan dampak mewabahnya Covid-19. Pengusaha masih harap-harap cemas, di tengah belum adanya titik terang virus mematikan ini bisa dikendalikan. Jumat, 20 Maret 2020 siang kemarin, Ketua Kadin Provinsi NTB, H. Faurani Sibawae, SE, MBA melakukan diskusi dengan pengusaha guna menyikapi situasi yang terjadi saat ini.

Sementara ini, kesimpulan yang didapat, Kadin tetap berpatokan pada kebijakan dan arahan pemerintah pusat, dan pemerintah daerah. Perubahan dampak corona berubah-ubah setiap saat. Belum pasti, proyeksi dari perubahan dimaksud. Kalangan pengusaha sementara ini sangat mengkhawatirkan sembako.

Baca juga:  H. Faurani Terpilih Jadi Ketua Kadin NTB

“Jangan sampai kebutuhan dasar sembako ini tidak ada. Masing-masing stakeholder sesuai peran dan fungsinya, harus melakukan antisipasi. Gula sudah ndak ada, sangat disayangkan,” kata Mantan Ketua Kontraktor NTB dua periode ini.

Terkait upaya pengendalian penularan virus corona, kebijakan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan jajarannya diapresiasi. Harapannya terus ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan terparah mewabahnya corona. Tantangan saat ini semakin berat. Menyusul lemahnya nilai tukar Dolar AS terhadap rupiah yang telah menembus angkar Rp16.000-an. “Kita bisa membayangkan dampaknya. Karena itu, kita (Kadin) siap diajak (gubernur) berpikir sama-sama,” demikian H. Faurani.

Baca juga:  H. Faurani Terpilih Jadi Ketua Kadin NTB

Ditengah situasi ini, para pengusaha bertahan. Meskipun harus menelan pil pahit akibat tersendatnya perputaran ekonomi. Harapannya, para pengusaha belum mengambil kesimpulan melakuan pemutusan hubungan kerja kepada karyawan. Ditengah upaya bertahan, ada dorongan Kadin agar perbankan juga memaklumi keadaan ini. Terutama kepada para pengusaha, atau kepada masyarakat yang memiliki sangkutan hutang di bank.

“Rata-rata pengusaha menggunakan dana bank. Sementara ini diharapkan bank ini bisa memaklumi. Membijaksanai. Pajak sudah ada toleransi. Tinggal bank. Walaupun sudah ada edaran OJK. Keluhan datang dari rekan-rekan pengusaha, diuber-uber bank. Tolong dong, imbauan OJK juga diikuti sama bank. Agar tak makin berat dampak ekonominya. Karena ini bencana,” katanya.

Baca juga:  H. Faurani Terpilih Jadi Ketua Kadin NTB

Ia juga meminta, kepada para pengusaha sembako agar tidak mengambil kesempatan memainkan harga. Disaat masyarakat sedang dilanda kesulitan. Karena itu, Kadin NTB menorong aparat yang tergabung dalam Satgas Pangan untuk terus aktif memantau pergerakan harga dan kemungkinan permainan spekulan. “Karena saya bisa pastikan, pasti ada saja yang bermain-main. Kita sayangkan kalau ada yang tega seperti itu. Satgas Pangan harus tegas,” kata H. Faurani. (bul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − eleven =