Nasabah Diimbau Minimalisir Transaksi Tunai

Bayu Adityo

Selong (Suara NTB) – Transaksi tunai diketahui menjadi salah satu media yang bisa menjadi penyebar virus corona. Terhadap hal itu, para nasabah diimbau untuk menggunakan transaksi elektronik. Nasabah bisa transaksi dari rumah baik menggunakan mobile banking dan atau internet banking.

“Meminimalisir menggunakan uang tunai,” ungkap Pimpinan Cabang BRI Selong, Bayu Adityo menjawab Suara NTB di Selong, Kamis, 19 Maret 2020. Pimpinan cabang bank dengan jumlah nasabah terbesar di Lotim mengimbau juga agar tetap waspada terhadap dampak dari sebaran covid-19.

Adanya kabar sejumlah perbankan melakukan pengereman kredit, kata Pinca BRI ini ia belum mengetahui informasi detailnya. Dia jelaskan, khusus BRI Cabang Selong sendiri sejauh ini aktivitasnya masih berjalan normal. Penyaluran kredit pun masih berjalan seperti hari-hari sebelumnya. Dikatakan, tidak ada yang di rem-rem. Semua masih berjalan dan pada batas normal saja.

Kegiatan pelayanan di kantor BRI Cabang Selong pun terlihat berjalan normal seperti hari-hari biasanya. Kantor BRI pusat, kata Bayu Adityo memang memerintahkan waspada. Pada kantor BRI Cabang Selong ini, Pinca BRI ini memberlakukan ketentuan memasang batas antrean. “Buat jarak antara antrean satu dengan yang lainnya,” paparnya.

Sudah disiapkan pula hand sanitizer untuk tetap menjaga kebersihan. Untuk para petugas BRI yang  kontak langsung dengan nasabah tetap menggunakan masker. Terpenting, tegasnya harus menjaga lingkungan kerja tetap sehat dan bersih agar jauh dari dampak virus corona. “yang kotor kita bersihkan dan selalu jaga kerapian, sisi ruangan yang gelap kiat berikan cahaya yang cukup,” urainya.

Setelah doa bersama setiap pagi sebelum mulai bekerja, sejumlah karyawan BRI Cabang Selong ada yang memiliki kebiasaan berjemur. Pinca BRI ini mengklarifikasi kabar sebelumnya menyebut karyawannya dijemur. “Berjemur bukan dijemur,” tegasnya.

Dia jelaskan, salah satu yang membuat badan sehat adalah selalu terkena paparan mentari pagi. Sinar matahari pagi ini diketahui mengandung vitamin D. Agar badan tetap sehat dan bugar, maka perlu menikmati sinar matahari pagi. “Mudah-mudahan setelah kita ikhtiar, kita berdoa semua Allah menjaga kita dan keluarga dari ancaman virus corona,” demikian ucapnya. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + 2 =