Tiga Wajib Pajak Terbesar di NTB Diberikan Penghargaan

0
7
Kepala Kanwil Pajak Nusa Tenggara, Belis Siswanto (kiri) memberikan penghargaan kepada Direktur Utama PT. Bank NTB Syariah, H. Kukuh Rahardjo atas kontribusi BPD NTB ini terhadap penerimaan negara.(Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Kanwil DJP NTB memberikan penghargaan kepada wajib pajak yang berkontribusi besar terhadap penerimaan negara. Penghargaan diberikan langsung oleh Kakanwil DJP Nusa Tenggara, Belis Siswanto pada acara Tax Gathering yang dilaksanakan Rabu, 13 Februari 2020 malam di Aula Rinjani Kantor DJP Nusra.

Sebanyak 75 undangan hadir. Terdiri dari Wajib Pajak berkontribusi signifikan KPP Pratama Mataram Timur, KPP Pratama Mataram Barat, dan KPP Pratama Praya. Penghargaan tertinggi disampaikan oleh Kanwil DJP Nusa Tenggara kepada Bank NTB Syariah, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, dan PT Lombok Energi Dynamics atas kontribusinya yang cukup besar terhadap penerimaan negara dari Provinsi NTB.

Belis juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov NTB atas kontribusinya kepada negara melalui sinergi dalam optimalisasi penerimaan pajak untuk Pemerintah Provinsi NTB. Menurutnya, Kanwil DJP Nusa Tenggara akan senantiasa mendukung program kerja Pemerintah Daerah NTB dalam rangka mewujudkan NTB Gemilang antara lain dengan mendukung peningkatan iklim investasi yang kondusif dan bersifat business friendly di wilayah Provinsi NTB melalui pemberian pelayanan perpajakan terbaik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menjalin kerjasama dan sinergi dengan Pemerintah Daerah NTB dalam rangka meningkatkan kepatuhan sukarela (voluntary compliance) dari Wajib Pajak di wilayah Provinsi NTB, antara lain melalui program Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) di wilayah Provinsi NTB yang merupakan program strategi nasional pemberantasan korupsi.

Belis Siswanto menyampaikan realisasi penerimaan pajak di dua provinsi, NTB dan NTT tahun 2019 sebesar Rp5,6 triliun atau sebesar 88,06% dari target. Penerimaan pajak di Kanwil DJP Nusra menurutnya telah mengungguli target penerimaan pajak nasional yang hanya tercapai 1,6%. Tingginya pencapaian penerimaan pajak di dua provinsi ini, kata Belis, salah satunya karena tingkat kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pajaknya cukup tinggi.

  KPK Rilis Penunggak Pajak di Mataram

Kembali ia mengingatkan kepada wajib pajak untuk menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak orang pribadi yang akan berakhir pada 31 Maret 2020 ini. Jumlah Wajib Pajak terdaftar di wilayah NTB sebanyak 478.922  WP.  Terdiri dari 48.076  WP Badan dan 430.846  WP Orang Pribadi. (bul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here