Beranda Dompu Penurunan Kemiskinan di Dompu Tak Sesuai Target RPJMD

Penurunan Kemiskinan di Dompu Tak Sesuai Target RPJMD

0
7
Ilustrasi warga miskin di NTB (Suara NTB/dok)

Dompu (Suara NTB) – Angka kemiskinan Kabupaten Dompu tahun 2019 masih berada di 12,25 persen dari kondisi 12,40 persen di tahun 2018. Kendati menurun 0,15 persen. Namun penurunan ini tidak sesuai target RPJMD Kabupaten Dompu di tahun 2019 di angka 11 persen. Bupati pun berharap ada evaluasi program atas capaian RPJMD menjelang akhir masa jabatan, sehingga bisa dilakukan perbaikan.

Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin saat menjadi pembina apel koordinasi lingkup Pemda Dompu, Jumat, 17 Januari 2020 mengungkapkan harapannya agar kemiskinan di Kabupaten Dompu tahun 2020 untuk kondisi tahun 2019 di angka 11 persen, sehingga di tahun 2021 saat akhir masa jabatan sebagai Bupati Dompu menyisakan kemiskinan 10 persen seperti target dalam RPJMD Kabupaten Dompu tahun 2016 – 2021. “Ini berarti apa? Membuktikan tadi, bahwa kalau kita mau melakukannya, kita harus meyakini kita bisa,” kata H Bambang.

Tahun 2020, H Bambang berharap, semua jajarannya memiliki niat untuk menuntaskan target – target yang telah direncanakan. Sehingga proses identifikasi harus dilakukan, sehingga hambatan dan solusi atas masalah bisa dilakukan secara tepat. “Mari kita tuntaskan pekerjaan kita. Kita coba daftar ulang. Apa pekerjaan yang masih menjadi hutang di dinas masing – masing supaya kita bisa lebih produktif, supaya kebijakan – kebijakan yang kita buat bisa lebih efektif menyelesaikan masalah,” pesan H Bambang.

Berdasarkan data yang dirilis BPS Kabupaten Dompu, angka kemiskinan Kabupaten Dompu tahun 2020 sesuai kondisi 2019 sebesar 12,25 persen atau turun 0,15 persen dari kondisi tahun 2018 yang dirilis tahun 2019 sebesar 12,40 persen. Rendahnya penurunan kemiskinan ini juga dipengaruhi oleh semakin tingginya standar garis kemiskinan. Pada tahun 2019, standar garis kemiskinan di Kabupaten Dompu ditetapkan Rp328.740,- dari sebelumnya sebesar Rp284.188,-. “Angka kemiskinan di Dompu saat ini 12,25 persen. Ini kondisi (hasil sensus) tahun 2019,” kata kepala BPS Kabupaten Dompu, Ir Piter Willem kepada Suara NTB di kantornya, Jumat, 17 Januari 2020.

  PLN Akhiri Pemadaman Listrik

Kemiskinan di Kabupaten Dompu ini masih berada di bawah rata – rata kemiskinan Provinsi NTB sebesar 14,56 persen dan standar garis kemiskinan di NTB tahun 2019 sebesar Rp384.880,-. Kondisi kemiskinan Kabupaten Dompu tersebut berada di urutan ketiga dari jumlah kemiskinan di masing – masing Kabupaten/Kota se NTB.

Berdasarkan data kemiskinan se NTB, Kota Bima tinggal 8,60 persen dengan standar garis kemiskinan Rp352.593,- diikuti Kota Mataram tinggal 8,92 persen dengan garis kemiskinan Rp480.304,-. Setelah Kabupaten Dompu, kemiskinan terendah ada di Kabupaten Lombok Tengah 13,63 persen dengan standar garis kemiskinan Rp404.633,- diikuti Sumbawa Barat 13,85 persen dengan standar garis kemiskinan Rp468.122,-., Sumbawa 13,90 persen dengan standar garis kemiskinan Rp340.254,-., Kabupaten Bima 14,76 persen dengan standar garis kemiskinan Rp327.602,-., Lombok barat 15,17 persen dengan standar garis kemiskinan Rp431.862,-, dan Lombok Timur 16,15 persen dengan standar garis kemiskinan Rp430.727,-.

Sementara untuk Kabupaten Lombok Utara, angka kemiskinannya mengalami peningkatan dari 28,83 persen untuk kondisi 2018 yang dirilis tahun 2019 menjadi 29,03 persen kondisi tahun 2019 yang dirilis tahun 2020. Standar garis kemiskinan di Lombok Utara juga cukup tinggi dari Rp416.705,- naik menjadi Rp437.543-. (ula)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here