Stok Aman, Harga Bapok Tinggi

Harga sejumlah kebutuhan Bahan Pokok (Bapok) di Dompu, mengalami kenaikan sepekan terakhir, Minggu (12/1). (Suara NTB/jun)

Dompu (Suara NTB) – Stok kebutuhan Bahan Pokok (Bapok) di Dompu, aman sebulan terakhir ini. Akan tetapi, harga penjualannya justru melambung tinggi. Hal tersebut lantas dikeluhkan sejumlah konsumen.

Salah seorang diantaranya, Nuriati (30). Pengusaha warung makan asal Dorompana Kelurahan Kandai I ini mengaku heran akan kenaikan secara tiba-tiba harga sejumlah kebutuhan bahan pokok khususnya bumbu dapur tersebut. Padahal, stok yang tersedia di Pasar Induk normal seperti hari-hari biasa.

“Kalau harga naik biasanya karena barang sulit kita dapat. Nah sekarang stoknya ada tapi harganya justru tinggi,” ungkapnya saat ditemui Suara NTB di Pasar Induk, Minggu, 12 Januari 2020.

Untuk menuding kenaikan ini akibat ulah para pedagang yang ingin mengambil keuntungan besar, menurutnya tak mungkin. Sebab patokan harga yang ditawarkan hampir sama semuanya.

Cabai rawit dan keriting misalnya, rata-rata dijual pedagang dengan kisaran harga Rp60-Rp65 ribu/Kg dari sebelumnya Rp25-Rp30 ribu/Kg. Sedangkan bawang putih dari Rp25/Kg naik sampai Rp40 ribu. Pun demikian dengan sejumlah kebutuhan pokok lain yang diperlukan untuk usahanya. “Alasan naiknya ini belum kita tahu. Kalau ndak ngambil ya ndak jalan usaha di rumah,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga Dusun Selaparang, Wati. Namun mengingat bumbu dapur yang dibelinya untuk diecerkan lagi, kenaikan tersebut tidak menjadi beban karena tinggal melakukan penyesuaian. “Ndak ada istilah rugi kalaupun naik, karena pasti kita jualnya juga tinggi,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Induk, Rahmi yang dikonfirmasi Suara NTB membenarkan adanya kenaikan harga sejumlah bahan pokok itu dalam sepekan terakhir. Kenaikan ini disebabkan tingginya patokan harga yang ditetapkan pemasok luar daerah.

Untuk cabai rawit dan keriting diambil dari pemasok dengan harga Rp50 ribu/Kg. Sehingga harus dijual kembali kisaran Rp60-Rp65 ribu/Kg. “Barang tetap datang cuma kenaikan ini informasinya sudah dari sana (Lombok),” terangnya.

  Sampah TPA Kebon Kongok Dijadikan Bahan Bakar PLTU Jeranjang

Tak hanya cabai yang mengalami kenaikan harga, tetapi hampir semua jenis bumbu dapur. Termasuk yang bersumber dari Pulau Sumbawa seperti halnya bawang merah. Saat ini harganya tembus Rp35 ribu dari biasanya Rp15 ribu/Kg. “Termasuk tomat bawang putih ini sekarang sudah naik semua,” pungkasnya. (jun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here