Sepanjang 2019, Lombok Taksi Gelontorkan Rp179,2 Juta untuk Biaya Pendidikan

Manajer Pool Lombok Taksi (Blue Bird Group), Amir Muslim, SH menyerahkan biaya pendidikan kepada puteri salah satu karyawan/pengemudi Lombok Taksi. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Pemberian biaya pendidikan sudah menjadi tradisi bagi Blue Bird untuk mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Setiap tahun, perusahaan penyedia layanan transportasi umum darat ini mengalokasikan dana khusus untuk mereka yang mengenyam pendidikan dari SMP, hingga perguruan tinggi.

Pemberian biaya pendidikan ini sudah dilakukan sudah satu dasawarsa oleh Blue Bird. Grup perusahaan, Lombok Taksi juga tak pernah alpa menyalurkannya. Pemberian biaya pendidikan dilakukan setiap satu semester.

Sepanjang tahun 2019,  Lombok Taksi bahkan telah menggelontorkan Rp179,2 juta dari pendapatannya. Biaya pendidikan diberikan kepada putra-putri karyawan dan pengemudi. Dibagi-bagi dalam bentuk beasiswa bagi yang berprestasi, dan uang pangkal bagi yang baru masuk sekolah dan bonus bagi karyawan yang berprestasi.

Tahun 2019, Lombok Taksi menyalurkan biaya pendidikan dua kali. Pertama pada Mei 2019 kepada 29 anak dengan total Rp30.600.000. Lalu pada Desember 2019 kepada 74 anak dengan total Rp148.600.000. Diserahkan langsung oleh Manajer Pool Lombok Taksi, Amir Muslim, SH.

Untuk biaya pendidikan, pada semester II tahun 2019, Lombok Taksi menggelontorkan anggaran untuk pendidikan dengan kenaikan sampai 200 persen dari biasanya. Terinci untuk biaya masuk bagi putra putri karyawan dan pengemudi untuk yang masuk SMP/MTs sebesar Rp750.000/orang.

Masuk SMA/SMK mendapat biaya pendidikan (uang pangkal) sebesar Rp1.500.000/orang, naik dari sebelumnya Rp500.000/orang. Bagi yang meraih rangking 1-3, diberikan Rp900.000/orang, naik dari sebelumnya hanya Rp300.000/orang.

Untuk jenjang pendidikan D3, masuk kuliah diberikan Rp2.000.000/orang, naik dari sebelumnya Rp750.000/orang. Indek Prestasi (IP) minimal Rp2,00 diberi Rp1.200.000/orang, naik dari sebelumnya hanya Rp450.000/orang. IP minimal 2,50 untuk eksakta diberikan Rp1.200.000/orang, naik dari sebelumnya Rp450.000/orang. Dan IP 2,75 untuk non eksakta juga diberikan Rp1.200.000/orang, naikd ari sebelumnya Rp450.000/orang.

  Investor Malaysia Tertarik Kelola Pelabuhan Labuhan Haji Jadi Pusat Industri Perikanan

Untuk D4, biaya masuk kuliah Rp2.500.000/orang, IP 2,00 diberikan Rp1.350.000/orang dan bonus beasiswa untuk IP minimal Rp2,50 sebesar Rp1.350.000/orang. Sementara S1, masuk kuliah diberikan Rp3.000.000, IP minimal 2,00 diberikan Rp1.500.000/orang dan IP minimal Rp2,50 diberikan Rp1.500.000/orang.

“Penyaluran biaya pendidikan pada semester II 2019 ini termasuk istimewa. Karena kenaikannya 167 persen sampai 200 persen. Kalau sebelumnya SMP/MTs belum dialokasikan, kemarin sudah diapat alokasi,” papar Amir.

Lombok Taksi menaungi lebih dari 500 karyawan dan pengemudi. Sebagai bentuk penghargaan kepada karyawan dan pengemudinya, perusahaan tetap mengalokasikan biaya pendidikan untuk mengurangi beban biaya bagi karyawan dan pengemudi.

“Makanya enak jadi pengemudi Blue Bird itu. ada juga jaminan pemeliharaan kesehatan keluarga karyawan dan pengemudi disiapkan. Kalau berobat, maksimal 75 persen dari total biaya berobat,” demikian Amir Muslim.(bul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here