Hotel dan Agen Perjalanan Tawarkan Diskon Wisata Akhir Tahun

Ilustrasi perayaan tahun baru di NTB. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Menjelang akhir tahun berbagai paket promosi mulai berlomba-lomba ditawarkan pelaku industri parwisata. Baik industri hotel maupun agen perjalanan. Hal tersebut ditujukan untuk meningkatkan minat dan kunjungan wisatawan ke NTB.

Ketua perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ni Ketut Wolini, menerangkan berbagai hotel yang menjadi anggota asosiasi tersebut telah menyusun diskon. Khususnya untuk periode Januari – Maret untuk mengakomodir wistawan yang merayakan pergantian tahun baru.

‘’Kita berikan paket diskon akhir tahun di bawah harga standar,’’ ujarnya ketika dihubungi, Jumat, 6 Desember 2019.

Diterangkan Wolini masing-masing hotel memberikan diskon yang berbeda-beda, tergantung dari tingkatannya. “Hotel punya harga masing-masing, jadi mereka memberlakukan trik promosi masing-masing,” ujarnya.

Baca juga:  Hasil Ngojek untuk Modal Jual Terompet

PHRI sendiri telah mengarahkan agar seluruh hotel yang menjadi anggota agar memberlakukan promosi akhir tahun. Baik hotel bintang maupun hotel non bintang yang berada di Lombok dan Sumbawa.

Pemberian diskon disebut Wolini tidak hanya bertujuan untuk menjaring wisatawan mancanegara yang sedang ramai saat ini. Namun juga untuk peningkatan kunjungan wistawan domestik secara umum.

Dikonfirmasi terpisah Ketua Asita NTB menerangkan promo paket wisata Januari-Maret dibuat pertama kali mengikuti misi dagang yang difasilitasi oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Kita sepakat memberikan harga khusus kepada industri di Jakarta, promo paket wisata dan hotel kalau (mereka membawa wisatawan) ke NTB,” ujarnya kepada Suara NTB, Jumat, 6 Desember 2019.

Baca juga:  Tahun Baru Tak Pengaruhi Lonjakan Penumpang Lembar-Padang Bai

Untuk promo paket perjalanan wisata, diterangkan Dewantoro termasuk untuk akomodasi hotel dan transportasi pulang-pergi. Besaran diskon sendiri berkisar antara 25-40 persen dari harga normal yang diberikan.

Diterangkan Dewantoro, walaupun paket promo tersebut disepakati dalam misi dagang di Jakarta, namun penawaran tetap diberikan untuk seluruh wisatawan. Baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

‘’Target ktia sebanyak-banyaknya. Ini (sudah) banyak juga yang mulai cek harga ketersediaan kamar hotel, dan lain-lain,’’ ujarnya. Dengan adanya paket promosi tersebut, kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi diharapkan akan meningkat. (bay)