Tarik Retribusi Yacht, NTB akan Belajar ke Riau

Yacht yang terparkir di Marina Gili Gede Sekotong (Suara NTB/bul)

Advertisement

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB berencana belajar ke Riau untuk mencari celah menarik retribusi dari sektor kemaritiman. Berdasarkan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, salah satunya mengatur pengelolaan wilayah perairan hingga 12 mil, sepenuhnya menjadi kewenangan provinsi.

Saat ini perairan di NTB banyak dimanfaatkan, salah satunya pelabuhan sandar yacht, Marina di Gili Gede, Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Gili Gede semakin banyak disinggahi yach dari berbagai negara. “Itu belum ada retribusinya ke daerah,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Drs. L. Bayu Windiya, MM.

Di temui di ruang kerjanya, Selasa, 26 November 2019, Bayu, mengatakan, selama ini pungutan untuk pemanfaatan ruang laut hingga radius 12 mil ini dilakukan oleh pusat. Misalnya biaya untuk parkir kapal di laut, atau biaya sandar, sepenuhnya di tarik oleh pusat. “Sekarang kita yang mau pungut. Tapi sebelumnya kita belajar dulu,” ujarnya.

Untuk pemungutan retribusi ini, kata Bayu, Pemprov NTB telah memiliki perangkatnya. Yaitu Perda No 16 tahun 2018 tentang perhubungan. Daerah melihat potensi pendapatan yang tidak kecil dari perairan laut hingga 12 mil ini. Selain Marina Lombok di Gili Gede, nantinya keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga rencananya akan membangun Marina untuk kapal yacht. Karena itu, Riau sebagai provinsi yang berdekatan dengan Singapura, sudah menerapkan penarikan retribusi untuk wilayah perairannya.

Sementara ini, keberadaan Marina Lombok di Gili Gede tetap diawasi. Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat juga turut melakukan pengawasan. Bayu menyebut soal NTB sebagai pintu masuk yacht. Diantaranya di wilayah utara Lombok (Kabupaten Lombok Utara) dan di bagian Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Seperti diketahui, PT. Marina Del Ray diberikan izin oleh Kementerian Perhubungan sebagai pintu masuk bagi yacht dari luar negeri tahun 2018 lalu.

Yacht asing dibolehkan berlabuh langsung di perairan NTB tanpa harus mendapat rekomendasi dari otoritas di Bali. Berdasarkan izin Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KP 1704 tahun 2018 tentang Penetapan Terminal Khusus Pariwisata Marina Del Ray di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat di NTB. (bul)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.