Dari Forum Investasi Sunda Kecil di Kupang; Bali Tawarkan Wilayah Barat, Utara dan Timur

I Ketut Sudibya (Suara NTB/raka)

Kupang (Bali Post) – Forum Investasi tiga provinsi wilayah Konsulat Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar ke-4 atau Forum Investasi Sunda Kecil, berlangsung di Kupang, Sabtu, 16 November 2019. Masing-masing utusan dari tiga provinsi menyampaikan potensi daerahnya untuk ditawarkan kepada 19 investor Tiongkok yang hadir dalam forum tersebut. Bali misalnya, pada forum investasi itu menawarkan pengembangan wilayah Bali Barat, Utara dan Timur.

Demikian disampaikan Kabid Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Bali, I Ketut Sudibya, SH.MAP, dalam forum investasi tersebut. “Kalau Bali Selatan sudah padat. Sehingga kami menawarkan pengembangan investasi di wilayah Bali Barat, Utara dan Timur,’’ katanya.
Bali berkonsentrasi pada pengembangan pariwisata. Kunjungan wisatawan ke Bali berdasarkan data 2018, sekitar 16 juta. Dengan rincian 6 juta wisatawan mancanegara dan 10 juta wisatawan domestik. Menurut Ketut Sudibya, potensi sektor pariwisata yang dikembangkan cukup beragam,’’ jelasnya, seraya menyebutkan enam potensi wisata. Yaitu eco tourism, silent tourism, agro tourism. Kemudian sport tourism, spiritual tourism dan retirement tourism.

Baca juga:  Bali Ditawari Kereta, NTB Pengolahan Sampah, NTT Peternakan

Potensi di wilayah Bali Utara misalnya, kepada investor ditawarkan pembangunan hotel di wilayah Pejarakan, Kabupaten Buleleng di atas lahan seluas 250 hektare. Masih di Kabupaten Buleleng, tepatnya di wilayah Sumberkime. Ditawarkan pembangunan hotel di atas lahan seluas 70 hektare. Potensi lainnya di Kabupaten Buleleng, lokasinya di wilayah Celukanbawang. Potensi yang ditawarkan di wilayah ini, untuk pembangunan hotel/pabrik di atas lahan seluas 20 hektare.
Kemudian di Kabupaten Buleleng, potensi yang sama juga ditawakan di wilayah Kabupaten Jembrana dan Karangasem dan Klungkung, Kabupaten Bangli dan Tabanan. (raka)