Investor Malaysia Mulai Bangun Pabrik Pakan dan 10 Investasi Lainnya di NTB

Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd menyampaikan sambutan dalam peluncuran rancangan investasi dari DPIM, Rabu, 13 November 2019 (Suara NTB/bay)

Advertisement

Mataram (Suara NTB) – Dewan Perdagangan Islam Malaysia (DPIM) menunjukkan keseriusan berinvestasi di NTB dengan meluncurkan rancangan pendirian pabrik pakan ternak dan beberapa investasi lainnya di kawasan Science Technology Industrial Park (STIP) Banyumulek, Lombok Barat, Rabu, 13 November 2019.  Investasi tersebut didukung oleh DagangNet yang merupakan bagian dari DNeX Group yang menjadi salah satu dari anggota DPIM.

“Ini menunjukkan keseriusan kita untuk investasi di sini,” ujar Wakil Ketua DPIM, Datuk Sri Mohd. Rizal Yusof ketika dikonfirmasi seusai kegiatan. Pihak DPIM sendiri selanjutnya akan menyelesaikan beberapa prosedur administrasi untuk mengejar proses groundbreaking atau peletakan batu pertama pada Desember mendatang.

Diterangkan Rizal, pihaknya menginginkan proses groundbreaking pada Bulan Desember sekaligus untuk memperingati Ulang Tahun NTB. Sehingga proses investasi tersebut sekaligus menjadi hadiah bagi provinsi yang tengah berkembang ini. “Bersamaan dengan ulang tahun NTB kita akan buat groundbreaking pabrik-pabrik ini,” ujarnya.

Foto Bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd dan Wakil Ketua DPIM, Datuk Sri Mod. Rizal dengan jajaran DPIM dan seluruh tamu undangan (Suara NTB/bay)

Selain pabrik pakan, DPIM merencanakan investasi di beberapa bidang lainnya. Dicontohkan Rizal seperti pabrik spandex dan kanal yang saat ini prosesnya telah mulai dikerjakan di kawasan STIP NTB atau rencana kemitraan penanaman jagung dengan investor.  Selain itu, ada juga rancangan pembangunan resor di Gili Dangar (Sumbawa) dan di Gili Sulat (Lombok Timur), pembangunan rumah potong hewan untuk kebutuhan ekspor daging beku, penanaman modal baru di BPR KLU, pembangunan rumah tanah gempa, dan pembuatan bank data SDM Industrialisasi melalui I-Scroll milik DagangNet.

Menurut Rizal, nilai investasi untuk seluruh rancangan tersebut saat ini masih diakumulasikan dengan mempertimbangkan beberapa hal. Dicontohkan seperti pendirian pabrik pakan ternak di STIP NTB yang sampai saat ini diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp60 miliar namun masih akan bertambah mengikuti pertimbangan ketersediaan bahan baku serta pengadaan teknologi.

“Nilai investasi itu akan berubah dari waktu ke waktu. Melihat kesesuaian kita dengan ketersediaan bahan baku. Kita mengharapkan bisa mendapatkan 100% bahan baku dari sini,” ujar Rizal.

Selain pengambilan bahan baku lokal, Rizal menerangkan pabrik pakan yang akan dibangun juga mengutamakan pengambilan tenaga kerja dari NTB. “Lebih dari 100 orang kita butuhkan, sebagaimana (untuk) pabrik dan kantor,” ujarnya.

Pelatihan dan sosialisasi untuk teknologi yang akan digunakan sendiri dirasa perlu dilakukan sebelum semua rencana tersebut terwujud. Hal itu disebut sejalan dengan permintaan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc untuk mentransfer pengetahuan tentang teknologi kepada masyarakat NTB. “Kita akan biarkan orang NTB di depan seperti diminta Pak Gubernur. Harus teknologi diajarkan kepada orang NTB, jadi itu yang kita terapkan nanti,” ujarnya.

Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut  menerangkan bahwa apa yang dilakukan DPIM menunjukkan keseriusan investor yang telah menjajaki potensi NTB. “Segera kita dirikan pabrik pakan ternak dan juga ada resort dan macam-macam yang akan segera dibangun di NTB. Realisasi ini tinggal peletakkan batu pertama,” ujarnya ketika dikonfirmasi seusai kegiatan peluncuran.

Dalam sambutannya, Wagub menerangkan bahwa peluncuran rancangan investasi ini merupakan awal untuk proses-proses selanjutnya. Yaitu proses di mana Pemprov NTB sendiri membuktikan diri sebagai pemerintah yang ramah terhadap investasi.

“Mudah-mudahan ini menjadi berita baik untuk rekan-rekan (investor) yang lain bahwa NTB ini ramah investasi. Dengan catatan, sejahterakan masyarakat, tapi lestarikan juga lingkungan,” ujar Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi tersebut. Menurutnya, seluruh rancangan investasi DPIM telah cocok dengan apa yang diperjuangkan Pemprov NTB saat ini.

Ditegaskan Umi Rohmi bahwa Pemprov NTB akan memastikan bahwa proses groundbreaking dapat terlaksana sesegera mungkin, termasuk rancangan investasi lainnya yang akan dilakuan baik di STIP NTB, Lombok Timur, maupun Sumbawa. “Ini akan menjadi contoh baik bagi semua yang berniat berinvestasi di NTB. Sekaligus mendorong semangat masyarakat, karena melihat investasi itu berjalan dengan baik di NTB,” pungkasnya. (bay)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.