Pemprov Agresif, Bankir Makin Optimis Menatap Ekonomi NTB

Aisyah Fahrial (suarantb.com/bul)

Advertisement

Mataram (suarantb.com) – Pemprov NTB dinilai cukup agresif. Sejumlah gerakan dilakukan, terutama di sektor perhubungan dan pariwisata. Alasan itulah yang menguatkan kayakinan para pelaku ekonomi akan optimisnya ekonomi provinsi ini.

Kepala daerah saat ini, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah dan wakilnya, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah melakukan sejumlah terobosan. Menggedor para pemodal, lalu penentu kebijakan di perhubungan laut dan udara. Mendorong percepatan lalu lalang orang dan barang dari pelabuhan dan bandara. Bertambahnya penerbangan internasional.

“Kami lihat gerakan pemprov sangat bagus. Misalnya maskapai-maskapai di datangi. Menurut kami sangat menyemangati. Dan kami sangat, sangat optimis pertumbuhan NTB akan semakin bagus,” kata Branch Manajar Bank Panin Dubai Syariah Cabang NTB, Aisyah Fahrial.

Bankir perempuan ini menilai sejumlah indikator untuk menyimpulkan ia optimis menatap NTB. Selain terbangunnya sejumlah infrastruktur mendukung sektor pariwisata, uporianya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, tempat-tempat pariwisata lain mulai ramai, kemudian di dukung dengan kemudahan izin berinvestasi dan geliat usaha, multiflier efek ekonominya secara otomatis akan mengikuti.

Bank Panin Dubai Syariah sebagaimana perannya menggerakkan perekonomian dari sektor keuangan, menyiapkan pembiayaan untuk usaha-usaha produktif, modal kerja dibidang yang bertalian dengan potensi yang ada di daerah.

“Misalnya, untuk usaha kecil menengah (UKM). Kita biayai dari Rp100 juta ke atas. Untuk modal kerja, kita biayai dari Rp500 juta keatas,” kata Ais, sapaan akrabnya.

Usaha-usaha yang dibiayai misalnya kerajinan ketak di Lombok. Kerajinan unggulan di NTB yang produksinya dikirim ke luar daerah, hingga ke mancanegara. Lalu untuk pembiayaan home stay, pusat oleh-oleh, pun pembangunan hotel dan investasi lainnya.

Secara nasional, Bank Panin Dubai Syariah siap membiayai seberapapun kebutuhan pembiayaan. Bahkan kepada nasabah-nasabah besar, limit pembiayaannya tak terhingga. di NTB, Bank Panin Dubai Syariah juga berorientasi membiayai sektor pariwisata dan seluruh turunannya. Nilai pembiayaan dapat disesuaikan. Tergantung kesiapan nasabah. Limit minimal kredit Rp100 juta.

“Kami tidak membiayai yang mikro seperti pembiayaan KUR (Kredit Usaha Rakyat),” jelas Ais.

Ekonomi NTB dilihat kedepan akan semakin membaik. Apalagi melihat trennya, ekonomi Provinsi NTB triwulan III-2019 dibandingkan triwulan III-2018 tumbuh 6,26 persen (y on y). Dari sisi Produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai Kategori Konstruksi sebesar 29,41 persen. Ekonomi Provinsi NTB triwulan III-2019 dibandingkan triwulan II-2019 tumbuh 1,42 persen (q to q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Kategori Industri Pengolahan sebesar 56,31 persen.

Ekonomi Provinsi NTB Triwulan I s/d III 2019 Terhadap Triwulan I s/d III 2018 (c-to-c) tumbuh 3,70 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh 14 (empat belas) Kategori Lapangan Usaha, dengan pertumbuhan tertinggi pada Kategori Konstruksi sebesar 14,05 persen.

Dengan progress pertumbuhan ekonomi ini, Ais mengatakan, tinggal pemerintah daerah terus menguatkan SDM. Membiasakan dunia usaha dan ikutannya, atau masyarakat secara umum untuk melek IT.

“Bisa memasyarakatkan pelatihan-pelatigan dibidang IT. Karena trennya, ekonomi sangat dipengaruhi digital. Semua serba digital. Masyarakat tinggal di arahkan kesana untuk menyelaraskan pembangunan ekonomi NTB. Promosi apapun sudah tidak lagi konvensional,” demikian Ais. (bul)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.