DAK Fisik untuk NTB Turun Drastis

Syarwan (Suara NTB/dok)

Advertisement

Mataram (Suara NTB) – Perolehan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk NTB tahun 2020 mendatang turun drastis. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan sesuai Surat Menteri Keuangan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota se – Indonesia No. S-702/MK.07/2019 tentang Penyampaian Rincian Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020, total  pagu DAK Fisik yang diperoleh Pemprov NTB dan 10 Pemda Kabupaten/Kota sebesar Rp1,07 triliun lebih.

Perolehan DAK Fisik untuk Pemda di NTB tahun 2020 turun drastis. Pada 2019, Pemprov NTB dan Pemda Kabupaten/Kota mendapatkan pagu DAK Fisik sebesar Rp2,56 triliun. Sementara, tahun 2020, pagunya turun lebih dari 50 persen dibandingkan tahun 2019.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) NTB, Syarwan, SE, MM ang dikonfirmasi Suara NTB, pekan kemarin membenarkan terjadi penurunan alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) untuk NTB pada 2020. Penurunan TKDD 2020, akibat turunnya perolehan DAK Fisik khususnya DAK Afirmatif.

‘’TKDD turun. Karena (DAK) afirmasinya ndak ada. Sekarang (Tahun 2020, red), DAK Fisiknya turun,’’ kata Syarwan.

Berkurangnya DAK Fisik khususnya DAK Afirmatif, kata Syarwan, karena Pemda di NTB  dianggap sudah mampu. Sehingga pemerintah pusat tidak lagi menggelontorkan DAK Afirmatif. Disebutkan, total alokasi TKDD untuk Pemprov dan Pemda kabupaten/kota pada 2019 sebesar Rp16 triliun lebih. Dengan berkurangnya alokasi DAK Fisik, maka TKDD untuk NTB diperkirakan berada di bawah Rp16 triliun pada 2020.

Syarwan membenarkan rincian alokasi TKDD 2020 yang sudah dipublish di website DJPK Kemenkeu. Hal itulah yang menjadi gambaran besaran dana perimbangan atau TKDD untuk Pemprov NTB dan 10 Pemda kabupaten/kota pada 2020 mendatang.

Berdasarkan data tersebut, pagu DAK Fisik yang diperoleh Pemprov NTB sebesar Rp235,37 miliar. Kemudian Bima Rp118,78 miliar, Dompu Rp76,19 miliar, Lombok Barat Rp112,52 miliar, Lombok Tengah Rp113,10 miliar, Lombok Timur Rp110,74 miliar, Sumbawa Rp87,67 miliar, Kota Mataram Rp52,90 miliar, Kota Bima Rp76,02 miliar, Sumbawa Barat Rp40,81 miliar dan Lombok Utara Rp50,75 miliar. Sehingga total DAK Fisik untuk Pemprov dan Pemda kabupaten/kota sebesar  Rp1,07 triliun.

Sementara itu,  pada 2019, DAK Fisik yang diperoleh 11 entitas Pemda di NTB  sebesar Rp2,56 triliun lebih. Dengan rincian, Pemprov NTB Rp457,02 miliar, Lombok Barat Rp321,35 miliar, Lombok Tengah Rp224,23 miliar, Lombok Timur Rp294,16 miliar.  Selanjutnya, Bima Rp225,94 miliar, Sumbawa Rp274,83 miliar, Dompu Rp194,82 miliar, Sumbawa Barat Rp143,57 miliar, Lombok Utara Rp260,19 miliar, Kota Mataram Rp97,65 miliar dan Kota Bima Rp71,51 miliar. (nas)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.