Astra Motor Mulai Promosikan MotoGP di Bandara

Salah satu booth yang disiapkan Astra Motor NTB di Bandara Internasional Lombok, dengan menampilkan bintang lintasan Balap MotoGP, Mark Marques dan Jorge Lorenzo (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Astra Motor NTB turut ambil bagian menyambut perhelatan MotoGP tahun 2021 yang akan diselenggarakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Honda menampilkan produk-produk premiumnya di pintu masuk wisatawan di Bandara Internasional Lombok.

Sebagai daya tarik mempromosikan Lombok sebagai tuan rumah MotoGP 2021, Astra Motor NTB juga menyiapkan booth khusus untuk berswafoto bagi siapapun yang keluar masuk dari bandara. Honda menampilkan property dua bintang lintasan balap motor bergengsi kelas dunia itu, Mark Marques dan Jorge Lorenzo.

“Property yang kami sediakan bisa dijadikan latar foto bagi siapapun untuk mempromosikan Lombok sebagai tuan rumah MotoGP 20210,” kata Kresna Murti Dewanto, Marketing Manajer Astra Motor NTB. Pulau Lombok kini tengah menjadi perhatian dari berbagai kalangan. Menjelang perhelatan MotoGP pada 2021 mendatang tentunya akan sangat berdampak positif bagi perekonomian khususnya di wilayah NTB.

Untuk itu Astra Motor NTB selaku Main Dealer sepeda motor Honda di wilayah NTB, kata Kresna terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ini mengetahui informasi terkait produk sepeda motor Honda. “Selama bulan Oktober ini Astra Motor NTB bersama jaringan sepeda motornya di NTB membuka stand booth pameran penjualan di salah satu lokasi strategis di Bandara LIA.

Baca juga:  Gubernur NTB Tanggapi Komentar Menpora soal MotoGP

Sejak 5 Oktober hingga 19 Oktober mendatang pengunjung LIA dapat melihat tampilan motor-motor sport premium dari Honda,” jelas Kresna. Display motor sport yang ada di lokasi pameran yaitu Honda CB150 Streetfire, Honda CBR150 dan Honda

premium CBR250RR.

Sebelumnya, Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer menegaskan, saat ini progres pembangunan keseluruhan sirkuit MotoGP baru 10 persen dengan progres Ground Work mencapai 30 persen. Dimana dalam sirkuit juga akan dibangun sekitar tiga terowongan.

Hal itu dilakukan agar nantinya wisatawan bisa masuk di area tengah sirkuit. Konsep sirkuit ini bukan tertutup, dan menjadi satu-satunya di dunia yang telah mendapatkan izin ketika tidak digunakan  balapan, maka bisa digunakan untuk kegiatan wisata yang lain.

“Jadi ada akses untuk menuju kawasan di tengah sirkuit, karena di lokasi juga akan kita buatkan destinasi wisata, seperti tempat camping dan pariwisata lainnya. Jadi ada akses untuk menuju ke tengah, supaya tidak mengganggu balapan,” ungkap Abdulbar M. Mansoer.

Baca juga:  Bupati Loteng : Tuan Rumah MotoGP Tak Bisa Dipindah

Pada Desember nanti, akan mulai pengaspalan untuk lintasan, dan akhir tahun 2020 sudah selesai, serta akan segera di uji coba. Selanjutnya pada November 2019 , akan di launching untuk penjualan tiket awal MotoGP, yang rencananya untuk awal, tiket akan dijual sebanyak 20.000 tiket. Hanya saja pihaknya belum berani membeberkan berapa harga tiket tersebut.

“Akhir November akan ada penjualan tiket awal/ pre sale. Dimana akan kita mulai penjualan awal antara 10.000 sampai 20.000. Kita lihat animo masyarakat nanti,” pungkasnya. Pada tahun 2021, sebanyak 1.000 kamar sudah bisa ditempati, mulai dari Pullman, Royal Tulip, dan berbagai hotel lainnya.

Termasuk berbagai persiapan menyambut event MotoGP sudah mulai dilaksanakan. Termasuk mitigasi bencana juga dilakukan. ‘’Kedepan kita berharap berbagai pembangunan bisa berjalan dengan baik,” katanya. (bul)