Bank NTB Syariah Buka Layanan Kantor Kas di BPKAD NTB

Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Kukuh Raharjo melalui Branch Manager KCU Pejanggik Bank NTB Syariah, Ika Ranti Hidayah, jajaran manajemen lainnya menggunting pita sebagai tanda beroperasinya Kantor Layanan Kas Bank NTB Syariah di lantai dasar Kantor BPKAD NTB. Hadir juga  Plt. Kepala BPKAD NTB, Drs. H. Zainul Islam. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Bank NTB Syariah membuka kantor layanan kas di di lantai dasar gedung kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) NTB yang berlokasi di eks RSUP NTB. Kantor layanan kas ini memfasilitasi seluruh layanan keuangan pemerintah daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum.

Peresmian layanan kantor kas dilakukan Senin, 14 Oktober 2019 oleh Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Kukuh Raharjo melalui Branch Manager KCU Pejanggik Bank NTB Syariah, Ika Ranti Hidayah, jajaran manajemen lainnya. Plt. Kepala BPKAD Provinsi NTB, Drs. H. Zainul Islam, MM dan jajaran.

Branch Manager KCU Pejanggik Bank NTB Syariah Ika Ranti Hidayah menyampaikan, dalam rangka mendukung peningkatan kualitas layanan yang maksimal kepada nasabah. Dengan adanya penambahan jaringan kantor Bank NTB Syariah, secara keseluruhan jaringan kantor Bank NTB SYariah tersebar di wilayah Provinsi NTB dan Surabaya yaitu sebanyak 12 Kantor cabang, 21 kantor cabang pembantu, 4 kantor kas dan 4 kantor pelayanan.

Guna mendukung jaringan layanan Juga tersedia layanan transaksi e-Channel Bank berupa  201 ATM, 301 mesin EDC, 101 Agen Laku Pandai dan layanan lainnya seperti : mobile banking, SMS Notifikasi, CMS, Auto Debet, dan lainnya.

Branch Manager KCU Pejanggik Bank NTB Syariah, Ika Ranti Hidayah memotong tumpeng sebagai tanda syukuran dibukanya kantor layanan kas Bank NTB Syariah di lantai dasar Kantor BPKAD NTB. (Suara NTB/bul)
Branch Manager KCU Pejanggik Bank NTB Syariah, Ika Ranti Hidayah memotong tumpeng sebagai tanda syukuran dibukanya kantor layanan kas Bank NTB Syariah di lantai dasar Kantor BPKAD NTB. (Suara NTB/bul)

Tujuan pembukaan kantor layanan ini, seperti disampaikannya dapat memberikan layanan perbankan kepada pemerintah dan masyarakat, kemudahan akses layanan, keamanan dan kenyamanan transaksi, sosialisai dan edukasi produk dan jasa bank.

Pengelolaan transaksi dengan prinsip syariah nasabah (pemerintah dan

masyarakat). Layanan produk bank/transaksi penerimaan dan pembayaran, setor (DPK, Pembiayaan, Pajak, Retribusi, PLN, PDAM, dan lain-lain), tarik tunai DPK, Gaji dan SP2D, transfer (Bank NTB dan Bank Lain), pemindahbukuan, cek saldo/mutasi rekening, etc.

Bank NTB Syariah adalah bank daerah yang telah bermetaforsa menjadi sebuah bank modern menggunakan prinsip syariah yang terus menerus berupaya memperbaiki diri untuk dapat sejajar dengan bank-bank nasional lainnya, tentu dengan fasilitas layanan yang berkualitas. Hal ini sejalan dengan upaya pengembangan bisnis, Bank NTB syariah akan senantiasa terus berupaya melakukan pendekatan dan peningkatan  pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan kami ke depannya adalah  akan terus memberikan pelayanan tebaik bagi seluruh masyarakat dan nasabah dan dapat mewujudkan Bank NTB Syariah menjadi Bank terkemuka, Amanah dan Kebanggaan Masyarakat,” harapnya.

Sementara Plt. Kepala BPKAD NTB, Drs. H. Zainul Islam, MM., mewakili pemerintah daerah memberikan apresiasi pada Bank NTB Syariah yang makin mendekatkan pelayanan keuangan, khususnya kepada OPD di NTB. Kantor kas ini menurutnya berpotensi jadi kantor pelayanan bank dengan nasabah terbanyak.

Ada Rp5,3 triliun dana daerah yang bisa dikelola. Di antaranya untuk penggajian ASN dan belanja-belanja OPD. Salah satu kendala yang dihadapi selama ini oleh para bendahara, terkait panjangnya bank, terutama saat awal bulan untuk penggajian. Kemudian di akhir tahun untuk pembayaran pajak-pajak belanja OPD. “Kita berharap tidak ada hambatan lagi untuk layanan keuangan pemerintah daerah. maupun instansi vertikal lainnya,” kata H. Zainul Islam.

Layanan keuangan OPD selanjutnya tak lagi harus mengantre di kantor cabang utama Bank NTB Syariah, ada di Kantor Cabang Pembantu lainnya. “Tinggal geser saja,” demikian Zainul Islam.(bul/*)