Dua Izin Pengusaha Reklame Dibekukan

Papan reklame di perempatan Karang Jangkong telah disegel. Meskipun demikian, pengusaha enggan melunasi tunggakan pajak mencapai belasan juta. BKD Kota Mataram merekomendasikan pembekuan dua izin usaha reklame tersebut. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram cukup gerah dengan tak kooperatifnya pengusaha reklame. Sanksi moral berupa pemasangan stiker tak digubris sama sekali. Dua pengusaha reklame direkomendasikan dibekukan izinnya.

Kepala Bidang Penagihan pada BKD Kota Mataram, Ahmad Amrin menyampaikan, empat titik pemasangan stiker sebagai sanksi sosial bagi pengusaha reklame telah dipasang pekan kemarin. Dua di antaranya langsung menindaklanjuti dengan membayar lunas tunggakan pajak. Namun, dua lainnya hingga pekan ini belum menindaklanjuti sama sekali. Tunggakan pajak mencapai belasan juta.

“Begitu kita tempel ada yang langsung melunasi. Nah, dua ini sampai sekarang belum ada respon,” kata Amrin dikonfirmasi, Selasa, 8 Oktober 2019.

Sikap tak kooperatifnya pengusaha berimbas terhadap usaha mereka. Amrin mengaku, surat untuk membekukan izin usaha telah diajukan ke pimpinannya untuk dikirim ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. DPMPTSP akan menindaklanjuti tidak melayani perpanjangan izin bagi dua pengusaha tersebut.

“Hari ini suratnya sudah dinaikkan ke meja pimpinan. Rekomendasinya membekukan izin dua pengusaha itu,” tegasnya.

Rupanya satu pengusaha reklame memiliki lebih dari satu titik papan reklame. Detailnya tidak disebutkan total serta identitas pemilik reklame tersebut. Pembekuan izin otomatis berdampak terhadap titik reklame lainnya. Amrin akan melihat apakah titik – titik lainnya juga menunggak atau telah membayar.

Pasca diterbitkannya surat rekomendasi itu tidak ada lagi dispensasi apapun diberikan ke pengusaha. Pemerintah berulangkali menyurati pengusaha agar segera melunasi tunggakan pajak mereka. Tindakan tegas dengan membekukan izin dinilai sebagai efek jera ke pengusaha. “Reklame di perempatan Karang Jangkong sama di depan pintu masuk Mataram Mall itu,” sebutnya. (cem)