Ayo Manfaatkan Pasar Lelang “Online”

Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj. Selly Andayani (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Perdagangan Provinsi NTB gencar mensosialisasikan Pasar Lelang  Komoditas. Baik secara langsung maupun melalui media. Masyarakat, para pelaku usaha komoditas diajak memanfaatkan fasilitas ini untuk jual beli komoditas secara efektif dan efisien.

Dinas Perdagangan Provinsi NTB melalui Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri (PPDN) telah beberapa kali melakukan sosialisasi secara langsung. Di Lombok Tengah, Bima dan baru-baru ini di Kabupaten Lombok Barat.

Sosialisasi pasar lelang menghadirkan para pengusaha komoditas. Termasuk kepada dinas dan instansi terkait agar menjadi penyambung lidah kepada kelompok-kelompok masyarakat/petani binaannya untuk memanfaatkan pasar lelang.

Keberadaan Pasar Lelang Komoditas yang telah dicanangkan oleh Presiden RI pada tahun 2004 merupakan salah satu solusi yang sangat menjanjikan bagi peningkatan kesejahteraan para petani. Yang mana selama ini sistem dan struktur pasar lelang kurang berpihak pada kepentingan petani , mekanisme pembentukan harga komoditi yang cenderung tidak transparan dan panjangnya mata rantai pemasaran,s erta kurangnya penguasaan informasi pasar. Sehingga membuat nilai tambah komoditi tidak menghasilkan keuntungan yang sepadan dengan strategisnya posisi petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.

Selama ini kegiatan pasar lelang dilakukan secara konvensional. Pemilik komoditas dan pembeli dipertemukan dalam sebuah forum.  Dari forum ini terjadi tawar menawar langsung tanpa perantara. Sekali kegiatan pasar lelang, transaksinya bahkan mencapai miliaran.

Badan Pengawas dan Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Kementerian Perdagangan telah mengembangkan pasar lelang dengan sistim online. Di Nusa Tenggara Barat, pasar lelang online ini telah dilakukan perdana baru-baru ini, difasilitasi Bidang PPDN Dinas Perdagangan Provinsi NTB. Untuk tahap awal, transaksi pasar lelang sistem online mengukuhkan lebih dari Rp800 juta nilai transaksi.

Secara umum. Latar belakang munculnya Pasar Lelang Komoditas adalah  panjangnya mata rantai perdagangan komoditas yang menyebabkan harga jual petani cenderung menjadi rendah dan harga beli konsumen menjadi tinggi, sehingga menimbulkan ekonomi biaya tinggi dan inflasi.

Melalui Pasar Lelang Komoditas, maka mata rantai perdagangan komoditas dapat menjadi lebih efisien karena dapat mempertemukan antara penjual dan pembeli secara langsung.

Tujuan Pasar Lelang Komoditas di antaranya.

  1. Mempertemukan petani, produsen, UKM dengan pemakai langsung, pabrikan, pedagang besar.
  2. Efisiensi mata rantai perdagangan
  3. Pembentukan harga yang transparan
  4. Referensi harga
  5. Meningkatkan perekonomian daerah

Sistem Pasar Lelang Terpadu

  1. Penyerahan barang (2 hari- 7 hari)
  2. Barang sudah tersedia di gudang
  3. Membawa contoh barang (untuk penjual)
  4. Barang menjadi jaminan (untuk penjual)
  5. Menjaminkan uang (untuk pembeli)

Forward (Penyerahan Kemudian)

  1. Penyerahan barang (7 hari- 3 bulan)
  2. Barang belum tersedia
  3. Membawa contoh barang (untuk penjual)
  4. Menjaminkan uang (untuk penjual)
  5. Menjaminkan uang (untuk pembeli)

Mekanisme Pelaksanaan Pasar Lelang

Pendaftaran secara online dengan mengakses http://plk.bappebti.go.id. Piluh daftar (siapkan KTP, alamat email, dan nomor HP) pendaftar bisa melakukan secara mandiri atau menghubungi dinas/penyelenggara untuk di pandu proses perdaftaran. Selanjutnya, penyelenggara akan menyetuji/menolak permohonan pendaftaran.

Proses Pasar Lelang Secara Online

  1. Penyerahan jaminan dan contoh komoditi

–  pembeli menyerahkan jaminan dan penjual menyerahkan komoditi

  1. Proses pengajuan lelang secara online

–  Penjual mengisi data komoditi yang akan dijual

–  Penyelenggara Pasar lelang melakukan verifikasi atas data yang diisi oleh penjual

  1. Transaksi Lelang

– Pembeli melihat catalog jual yang ditampilkan di Sistem Pasar Lelang Terpadu atau melalui aplikasi Pasar Lelang di Google Play

– Pembeli melakukan pengawasan dengan klik tombol tawar melalui website atau melalui aplikasi Pasar Lelang di Google Play

–  Pemenang lelang ditentukan berdasarkan penawaran tertinggi di akhir sesi lelang

–  Pembeli yang tidak memenangkan lelang akan menerima pengembalian dana jaminan

–  Penjual dan pembeli yang memenangkan lelang akan menerima email pemberitahuan dan selanjutnya melakukan pembayaran dan penyerahan komoditi. (bul)