Catatan dari Tiongkok (3—habis)

Pusat Bisnis, Anak Muda dan Inspirasi dari China

Seorang staf Innoway sedang memberikan penjelasan kepada para delegasi.
Wartawan Suara NTB, Raka Akriyani dan delegasi Jurnalis Bali, NTB dan NTT di Zhongguancu Innoway.
Wartawan Suara NTB, Raka Akriyani dan delegasi Jurnalis Bali, NTB dan NTT di Zhongguancu Innoway.

Pemerintah Beijing mengubah jalan setapak di wilayah Zhongguancu, menjadi simbol ambisi internet China. Pusat bisnis yang digawangi kaum muda Tiongkok itu, diberi nama Innoway. Anak-anak muda lulusan perguruan tinggi dari berbagai disiplin ilmu, membawa laptop datang dan berkumpul di tempat ini. Obsesi mereka sama. Tidak ingin bekerja di instansi pemerintah. Juga tidak berminat menjadi karyawan perusahaan swasta. Mereka datang membawa ide-ide brilian ke Innoway untuk menjadi pengusaha dan mandiri.

SORE sekitar pukul 15.00 waktu Beijing, Wartawan Suara NTB, Raka Akriyani dan rombongan Delegasi Jurnalis Bali, NTB dan NTT tiba di kawasan Zhongguancu Innoway, Beijing. Kawasan itu lebih populer dengan mana Innoway yang diartikan sebagai tempat berinovasi. Tempat itu sangat sederhana, tapi nyaman. Hilir mudik orang-orang di sana, menandakan tempat itu sangat sibuk.

Sejumlah staf dari Innoway, menyambut rombongan dan mengajak delegasi ke ruang inovasi Innoway. Annie, salah seorang pemandu di pusat  inkubasi bisnis itu, menjelaskan secara detail produk-produk yang ditawarkan Innoway. Produk-produk dijual berbasis internet ini, sangat beragam. Tidak saja beragam, produk yang ditawarkan juga sangat canggih.

Salah satu inovasi menarik yang diciptakan anak muda Tiongkok dan kini sedang ditawarkan ke pasar global adalah aplikasi layanan untuk supermarket. Dengan aplikasi yang disediakan Innoway, sebuah supermarket tidak lagi membutuhkan pelayan termasuk kasir. Pembeli berbelanja dengan melakukan pembayaran menggunakan sistem aplikasi yang sudah disediakan.

Ada juga inovasi pelayanan lain bagi konsumen yang berbelanja di supermarket. Inovasi robot yang siap mengantar dan membawakan barang yang dibeli konsumen. Konsumen tidak perlu repot mengangkut barang yang dibelinya sendiri. Karena robot  akan membawakan barang yang dibeli konsumen, sampai di tempat transaksi pembayaran yang juga menggunakan aplikasi.

Innoway adalah jalan setapak sepanjang 200 meter terletak di wilayah Zhongguancun di Beijing. Innoway, menampung lebih dari 2000 perusahaan rintisan. Perusahaan yang didirikan anak-anak muda itu bergerak memfasilitasi  investor dan bisnis-bisnis besar di sejumlah negara di dunia. Dari pusat jalan setapak ini,  telah lahir usaha-usaha baru yang berkembang pesat.

Jalan ini dulu dikenal sebagai Haidian Book City. Tempat segelintir toko buku kecil menjalankan bisnis-bisnis sederhana. Oleh pengusaha lokal dan investor China lainnya, kemudian diubah menjadi pusat inovasi dan kewirausahaan. Program ini, mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat.

Innoway  merupakan inkubator bisnis yang didukung penuh Pemerintah Beijing dan Pemerintah Distrik Haidian untuk mendorong lahirnya wirausaha baru di Negeri Tirai Bambu. Anak-anak muda yang menggawangi  program ini, menawarkan platform untuk pertukaran terbuka antara ‘’pemain’’ (investor)  global dalam ekosistem inovasi. Innoway juga memberikan dukungan logistik dan konsultasi bisnis bagi investor yang yang ingin memasuki

pasar China. Sejauh ini, Innoway telah memfasilitasi lebih dari 2.900 startup (rintisan usaha baru) di dalam negeri dan luar China (asing) dengan total investasi lebih dari 7,65 miliar yuan (1,22 miliar dolar Amerika).

Innoway,  tidak saja melayani bisnis perusahaan-perusahaan besar dalam dan luar negeri China. Inovasi anak-anak muda negara yang dipimpin Presiden Xi Jinping juga telah melayani lebih dari 50 perguruan tinggi dan universitas serta lebih dari 2.000 agen modal ventura.

Pemerintah China memberi ruang yang seluas-luasnya pada anak-anak muda dalam berinovasi tidak saja di Innoway. Peluang  yang sebesar-besarnya juga diberikan kepada anak muda yang bergerak dalam industri keramik di pusat industri keramik Tiongkok, Jingdezhen. Anak-anak muda di sini diberi ruang berkreasi dengan dukungan penuh dari pemerintah setempat. Kaum milenial, generasi penerus bangsa mendapat perhatian serius Pemerintah Tiongkok.

Langkah Pemerintah Tiongkok dalam menciptakan usahawan baru selaras dengan program yang sedang digencarkan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr.H.Zulkieflimansyah, SE.M.Sc –Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah. Pemprov NTB di bawah kepemimpinan duo doktor ini, memiliki program-program yang tujuannya memfasilitasi anak-anak muda potensial dalam berbisnis. Salah satunya dengan menciptakan 1000 enterpreneur muda.

Dalam sebuah kesempatan, Gubernur Dr.Zul,  mengatakan bahwa jumlah pengusaha muda harus lebih banyak jumlahnya dari total penduduk di suatu daerah. Untuk merealisasikan itu katanya, diperlukan revolusi mental. Terutama di kalangan mahasiswa untuk mendongkrak jumlah pengusaha muda. Pola pikir anak- anak muda NTB perlu diubah agar mereka tidak hanya berpikir ingin menjadi karyawan atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja.

Suksesnya Tiongkok menciptakan enterpreneur muda yang mampu melahirkan inovasi-inovasi hebat sehingga inovasinya diburu sejumlah negara di dunia, sepertinya menarik diadopsi Pemprov NTB.

Jiang Xi Tawarkan Investasi untuk NTB

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jiang Xi, Tiongkok dalam tiga tahun terakhir bergerak antara 8,9-9 persen. Provinsi Jiang Xi, merupakan provinsi nomor 3 tertinggi Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya di Tiongkok. Sebagai provinsi dengan finansial kuat,  Pemerintah Jiang Xi  menawarkan investasi kepada Pemerintah Daerah Bali, NTB dan NTT.

‘’Kira-kira, apa yang bisa kami investasikan  di sana (Bali, NTB, NTT), kami  siap berinvestasi,’’ ujar Dr.Huang Jiawen,  Deputy Director General Hubungan Luar Negeri Provinsi Jiang Xi, saat menjamu makan malam Delegasi Jurnalis Bali, NTB dan NTT di Nanchang.

Tawaran investasi ini katanya, tidak lepasdari catatan bagusnya kerjasama Pemerintah Tiongkok dengan Indonesia selama ini. Jika kemudian dilanjutkan kerjasama investasi ini antarprovinsi menurut Huang Jiawen, itu sangat bagus.

Syarat berinvestasi katanya, dilihat dari potensi apa yang bisa dikembangkan. Pemerintah Tiongkok sangat responsif dalam berinvestasi. ‘’Konsep investasi kami sederhana. Bahwa investasi kami harus berkembang di setiap tempat,’’ katanya (*)