LEM Kembali akan Gelar Shalat Idul Adha Bersama

Foto bersama pihak LEM dengan pihak-pihak berkepentingan serta tokoh masyarakat seusai rapat koordinasi tentang rencana penyelenggaraan shalat Idul Adha di lapangan parkir LEM, Selasa (6/8). (Suara NTB/viq)

Mataram (Suara NTB) – Sebagai pusat perbelanjaan terbesar di NTB, Lombok Epicentrum Mall (LEM) akan menggelar shalat Idul Adha di lapangan parkiran bagian Timur. Demikian  terungkap dalam rapat koordinasi bersama manajer dan beberapa tokoh agama, Selasa, 6 Agustus 2019.

Dalam rapat tersebut, General Manager (GM) Lombok Epicentrum Mall, Salim Abdad menyampaikan, untuk keempat kalinya LEM menggelar perhelatan Shalat Idul Adha bersama di parkiran timur LEM.

Menurut Salim, pelaksanaan shalat Idul Adha diprediksi akan banyak diikuti oleh masyarakat di Mataram. Para perantau di Mataram juga dipastikan akan memadati shalat Idul Adha. “Itu terbukti, dari tahun kemarin, sekitar 6 ribu jemaah yang melakukan shalat Idul Adha di parkiran LEM. Sebagian besar memang dari penduduk Mataram dan pendatang,” kata Salim.

Pihak LEM kata Salim, telah menginformasikan kepada seluruh masyarakat, baik melalui medsos, dan spanduk terkait akan dilaksanakannya shalat Idul Adha di sana. “Kita sudah informasikan ke masyarakat Mataram, untuk awal ini mungkin yang terdekat dan dari LEM. Kita juga sudah membuat spanduk sebanyak 24 berlokasi di wilayah Mataram sebagai bentuk informasi kepada msyarakat,” kata Salim.

Dia menjelaskan, pada pelaksanaan shalat Idul Adha pada Minggu, 11 Agustus 2019 mendatang bertujuan bisa menjaga ukhuwah Islamiyah dan wathaniah dalam hidup berdampingan. ‘’Mataram ini adalah daerah yang pluralis. Sehingga kita perlu mejaga itu agar tidak retak,’’ katanya.

“Ke depan, harapan kita untuk mempersatukan masyarakat itu akan terus disematkan. Kita tahu yang melakukan aktivitas di LEM adalah semua kalangan. Maka, kita sengaja untuk 4 tahun terakhir ini melakukan shalat Idul Adha di lapangan LEM,” tutur Salim.

Tidak hanya melakukan shalat Idul Adha, Salim sudah merencanakan akan melakukan kurban yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kondisi yang sama, setelah shalat, pihak LEM akan berkurban. Pihak LEM juga menampung hewan kurban dari pihak yang menyumbang dan ingin berkurban,” katanya.

Demi kelancaran, pihak LEM telah bekerjasama dengan beberapa pihak, baik dari kepolisian Mataram dan pihak Pecalang yang ada di sekitar LEM. Hal itu demi menjaga kemananan selama shalat Idhul Adha dilaksanakan.Dengan demikian, LEM akan menggunakan kesempatan shalat Idul Adha tersebut sebagai ajang silaturahmi dengan orang sekitar. “Insha Allah kita harapkan ini sebagai ajang mempererat persaudaraan kita. Kita di Komite LEM sudah sepatutnya memberikan peran demikian,” tutup Salim. (viq)