Askrindo Fasilitasi Asuransi dan Mudik Gratis 180 Orang ke Surabaya

Pelepasan mudik gratis Mataram-Surabaya Askrindo NTB

Mataram (suarantb.com) – Askrindo (Persero) Cabang Mataram, bekerjasama dengan Perum Damri memfasilitasi mudik gratis dari Mataram-Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini, bagian dari turunan program Sinergi BUMN yang digelorakan Kementerian BUMN.

Tahun 2019 ini, kuota mudik gratis naik 100 persen dibanding tahun lalu. Program tahunan Asrkrindo NTB-Perum Damri inipun mendapatkan respon dan apresiasi dari sejumlah stakeholders di NTB. Pemberangkatan pemudik dilakukan Kamis  pagi,  30 Mei 2019. Total 4 BRT (Bus Rapid Transit) yang digunakan. Titik start pemberangkatan dari lapangan parkir Lombok Epicentrum Mal (LEM).

Sejumlah stakeholders hadir. Diantaranya, dari unsur Ditlantas Polda NTB, Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Pemkot Mataram. Tanpa terkecuali dari unsur utama Askrindo NTB dan Damri NTB.

Pemberangkatan dilakukan pukul 08.30 WITA. Pemudik nampak sangat antusias. Sebelum diberangkatkan, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan. Ditambah hiburan dan hadiah-hadiah menarik. Mudik menempuh jarak hingga 1.300 Km dari Mataram. Menyeberangi selat Lombok-Bali. Sebanyak 180 orang peserta dijamin penuh risikonya dari titik pemberangkatan sampai titik tujuan oleh Askrindo.

Penyerahan asuransi secara simbolis dari kepala cabang Askrindo NTB sebesar Rp20 juta bila terjadi sesuatu dan lain hal kepada pemudik.

Pimpinan Cabang PT. Askrindo NTB, Bramusti Panji Arafat dalam pelepasan kemarin menyampaikan, program BUMN Hadir Untuk Negeri bertujuan untuk menciptakan kondisi dan mendorong agar BUMN di Indonesia dapat memberikan sumbangan yang terbarik bagi negeri ini dan rakyat Indonesia.

Askrindo bersama Kementerian BUMN dan 104 perusahaan BUMN lainnya, turut ikut dalam sinergi membangun negeri melalui kegiatan mudik bareng bersama BUMN. Kegiatan ini untuk kedua kali dilaksanakan di NTB. tahun lalu, sebanyak 80 orang pemudik difasilitasi. Penambahan kuota pemudik tahun ini lebih karena tingginya animo masyarakat, khsusunya di Kota Mataram.

Askrindo sendiri secara nasional menyediakan 1.400 tiket mudik gratis ke beberapa daerah di Indonesia. Secara serempak di berangkatkan pada 30 dan 31 Mei 2019. Diantaranya tersebar di wilayah Jakarta Kantor Pusat dengan tujuan Yogyakarta-Klaten-Surabaya.

Di Wilayah Kepulauan Riau dengan tujuan Batam-Belawan. Wilayah NTB tujuan Mataram-Surabaya. Wilayah Kalteng, tujuan Palangkaraya-Semarang. Dan Wilayah Medan dengan tujuan Medan-Sibolga.

Terkait gratis tanggungan asuransi penuh bagi pemudik, nilai risiko ditanggung sebesar Rp20 juta/individu. Jika terjadi hal-hal diluar kehendak, pemudik telah terproteksi asuransi hingga Rp20 juta/orang.

Seperti diketahui, Askrindo juga telah meluncurkan aplikasi DigiASK untuk menjamin pemudik secara umum. DigiASK ini berlaku untuk masyarakat umum. Layanan Askrindo cukup melalui genggaman. Layanan, pembayaran premi dan klaim dapat dilakukan secara digital, tanpa harus mendatangi kantor Askrindo.

General Manajer Perum Damri NTB, Sumijan turut menyampaikan apresiasi kepada Askrindo. Mudik gratis, dua kali lipat tahun ini dibanding tahun lalu adalah gebrakan. Harapannya kedepan dapat menambah lagi. Mengingat masih banyaknya calon pemudik yang membutuhkan fasilitas ini. Damri mengerahkan armada dengan fasilitas terbaiknya. Selain pengemudi-pengemudi handalnya. Disampaikan juga, pemudik akan mendapatkan fasilitas buka bersama di perjalanan. Mengingat jauhnya jarak tempuh, membutuhkan waktu belasan jam.

Dirlantas Polda NTB, Kombes Pol Amin Litarso, SH juga tak ketinggalan menyampaikan apresiasi pada program mudik gratis ini. Diketahui,  tingkat kecelakaan di NTB terbilang cukup tinggi. Tahun 2018 lalu lebih dari 500 nyawa melayang di jalan akibat Lakalantas.

“Mudik gratis ini akan sangat membantu menekan tingginya angka kecelakaan. Terutama pengguna sepeda motor. Ini wujud nyata Askrindo mengurangi tingkat fatalitas di jalan,” demikian Dirlantas.

Mewakili Walikota dan Wakil Walikota Mataram, Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, H. Saleh menyampaikan harapan agar program ini terus dilanjutkan dan jumlah yang lebih besar. mengingat banyaknya penduduk Kota Mataram yang berasal dari luar daerah. Agar mereka mendapatkan kemudahan. (bul)