Rencana Pengelolaan Pasar Kebon Roek Terbentur RTRW

Pedagang sayur di Pasar Kebon Roek melayani pembeli, Senin, 29 April 2019. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Rencana pengelolaan Pasar Kebon Roek menjadi pasar modern dan terintegrasi dengan berbagai sarana akomodasi terbentur rencana tata ruang wilayah RTRW). Pengusaha harus mengubah desain pasar yang mengusung konsep green market.

Pengelolaan Pasar Kebon Roek ke investor memiliki nilai investasi sekitar Rp200 miliar. Perubahan konsep pasar seperti disampaikan Sekretaris Daerah Kota Mataram, Ir. H. Effendi Eko Saswito ditemui di ruang kerjanya, Senin, 29 April 2019 secara otomatis mengurangi nilai investasi. “Iya, otomatis berkurang,” jawab Sekda.

Dikatakan Sekda, sebagian lahan digunakan untuk pengembangan pasar tersebut terbentur oleh Peraturan Daerah (Perda) RTRW. Pemkot Mataram memberikan waktu ke pengusaha asal Jakarta untuk mengubah desain. Akibat perubahan itu secara otomatis rencana membangun hotel batal.

Baca juga:  Kinerja Kepala Pasar akan Dievaluasi

Setelah review selesai, rekanan akan mengekspose kembali rencana pembangunan pasar. Untuk kapasitas pedagang otomatis berkurang dari rencana awal. “Konsep pembangunan Pasar Kebon Roek adalah green market. Ini disinergikan dengan ruang terbuka hijau. Ini bisa jadi pasar percontohan se – Indonesia,” terangnya.

Royalti disetorkan ke daerah akan dihitung dari nilai investasi sebelumnya Rp200 miliar. Tetapi pendapatan ke daerah belum final dan harus dikaji kembali.

Baca juga:  Investor Paparkan Rencana Penataan Pasar Kebon Roek

Kepala Pasar Kebon Roek, H. M. Subiakto mendukung rencana pembangunan maupun pengelolaan oleh pengusaha. Dia menggambarkan, kondisi pasar saat ini amburadul. Dari segi penataan tidak jelas. Pedagang tidak menempati lapak disiapkan oleh pemerintah. “Seperti los di atas itu, mana ada yang tempati. Pedagang ayam malah ditempati oleh tukang sayur,” sebutnya.

Pengelolaan oleh swasta dinilai lebih profesional. Namun demikian, ia mengharapkan pengusaha mengakomodir tenaga keamanan maupun kebersihan. (cem)